Sangihe, Barta1.com – Pemerintahan baru Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat menata fondasi pembangunan melalui peluncuran Program 100 Hari Kerja. Dalam agenda yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tahuna, Jumat (25/4/2025), Bupati Michael Thungari menegaskan komitmennya membangun tata kelola yang responsif, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Thungari meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung penuh visi-misi “Sapta Membara”, sebagai pedoman utama pelaksanaan program-program prioritas.
“Program 100 hari ini bukan seremoni. Ini adalah wujud nyata bahwa pemerintahan kami ingin bergerak cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Thungari di hadapan jajaran OPD.
Menambahkan penjelasan dari Bupati, Ferdy Sinedu selaku anggota Tim Percepatan Transisi menjelaskan bahwa program ini disusun berdasarkan diskusi intensif bersama para kepala OPD, dengan tetap mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Menurutnya, keberhasilan program ini akan menjadi pijakan awal yang kokoh bagi lima tahun masa kepemimpinan Thungari–Bulahari.
“Kekuatan ada di OPD. Ketika OPD berjalan dengan baik, semangat masyarakat ikut tumbuh. Namun bila OPD lemah, arah pembangunan bisa menjadi tidak jelas,” tegas Sinedu.
Ia juga menambahkan, kinerja OPD akan dievaluasi secara rutin setiap satu hingga dua pekan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan apabila sampai akhir masa 100 hari tidak terdapat pencapaian yang memadai dari masing-masing OPD.
Terkait kekhawatiran akan dampak perbedaan pilihan politik pasca Pilkada, Sinedu menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi ukuran dalam menilai kinerja aparatur pemerintahan.
“Ketika kinerja dinilai baik, perbedaan warna kita abaikan. Itu adalah komitmen Bupati dan Wakil Bupati yang harus kita junjung tinggi. Profesionalisme menjadi tolok ukur utama,” pungkasnya
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post