• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Gini Ratio Manado Terus Naik, BeDa: Tanda Masyarakat Kurang Sejahtera

by Ady Putong
17 November 2024
in Politik
0
Benny Parasan-Boby Daud paslon walikota dan wakil walikota Manado. (foto: media center BeDa)

Benny Parasan-Boby Daud paslon walikota dan wakil walikota Manado. (foto: media center BeDa)

0
SHARES
164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Persoalan kesejahteraan Kota Manado menjadi polemik belakangan ini. Salah satu sorotannya adalah gini ratio ibukota Provinsi Sulawesi Utara yang terus menanjak dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data dari BPS, Gini Ratio Kota Manado di tahun 2023 berada di angka 0,406, tertinggi kedua setelah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang mencapai 0,408. Angka Gini Ratio Kota Manado ini naik dari tahun 2022 yang ada di angka 0,373. Bahkan di tahun 2021, angka Gini Ratio berada di 0,346.

Gini Ratio seperti dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS), adalah indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pengeluaran secara menyeluruh. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0 hingga 1. Nilai Gini Ratio yang semakin mendekati 1 mengindikasikan tingkat ketimpangan yang semakin tinggi.

Bagi pasangan calon (paslon) Walikota Manado Benny Parasan dan Boby Daud (BeDa) nomor urut 2, indeks gini ratio Manado cenderung meningkat setiap tahun adalah penanda masyarakat belum merasakan kesejahteraan yang merata.

“Kami memperhatikan ada kesenjangan yang terjadi, jadi sekalipun ada pemerataan pembangunan maupun peningkatan perekonomian tetapi kesehjateraan tidak merata, perputaran uang di tengah masyarakat masih belum maksimal,” kata Benny Parasan, Sabtu (16/11/2024).

Oksan Pepato, warga Karangria Kecamatan Tuminting, ikut merasakan kesenjangan yang hadir di tengah masyarakat. Karangria kata dia adalah kawasan pemukiman yang berada di pesisir sehingga banyak keluarga nelayan menggantungkan hidup dari hasil melaut.

“Yang jadi masalah saat bantuan-bantuan tunai langsung dihentikan sehingga subsidi yang bisa membantu kehidupan masyarakat juga ikut hilang, padahal sederhananya itu sangat membantu ibu-ibu belanja kebutuhan sehari-hari,” kata Oksan.

Soal pembangunan di berbagai kawasan, lanjut pengurus Panji Yosua P/KB GMIM Petra Karangria itu, memang berjalan cukup maksimal.

“Tetapi saya kira dampaknya tidak maksimal bagi masyarakat dengan perekonomian pas-pasan, yang mancari hari ini habis hari ini juga, berbeda tentunya untuk keluarga yang punya pendapatan tetap bulanan,” jelas Oksan.

Calon wakil walikota Manado, Boby Daud, menyatakan pasangan BeDa memiliki solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kesenjangan sosial. Ini menurut dia, ada dalam program mereka, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Manado.

“Jika masyarakat berkenan memilih BeDa sebagai pemimpin, kami akan menyalurkan lagi hibah untuk lanjut usia dan rohaniawan, santunan dana duka, bantuan beasiswa untuk anak-anak kurang mampu,” ujar Boby.

Bahkan kata dia, BeDa juga memprogramkan masyarakat dibebaskan dari pembayaran BPJS prioritas. Lebih jauh lagi, kesejahteraan untuk THL hingga subsidi rumah layak tinggal dan normalisasi pajak bumi dan bangunan.

“Santunan dana duka 5 juta rupiah per peristiwa dan dana lansia mulai dari usia 60 tahun ke atas adalah komitmen kami berdua, pak Benny dan saya bila diperkenankan menjadi pemimpin Manado,” tandas Boby. (*)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Benny ParasanBoby Daudpaslon walikota dan wakil walikota manado
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Foto bersama Ketua GP Ansor Manado, Junaidi Maskromo, S.Hi bersama narasumber dan peserta kegiatan.

Edukasi Lawan Politik Uang, Junaidi Maskromo Bakar Semangat Pemilih di Talaud

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Apakah ini Benar-benar Solusi Untuk Krisis Biaya Hidup Kita? 10 Maret 2026
  • APPSI, PAPERA, dan BIFI Kota Bitung Bagikan Takjil Gratis, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan 10 Maret 2026
  • Polisi Amankan 17 Pelaku Aksi Tawuran di Kota Bitung 9 Maret 2026
  • SDK Pniel Rainis Sukses Selenggarakan Pramuka Gugus Depan 9 Maret 2026
  • Wafatnya Mantan Bupati Hironimus Makagansa, Pemkab Sangihe Keluarkan Instruksi Bendera Setengah Tiang 9 Maret 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In