Sangihe, barta1.com – Penjabat Bupati Sangihe, Albert Wounde, resmi meresmikan Kampung Para Lelle di Kecamatan Tatoareng sebagai Kampung Tangguh Bencana, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam. Peresmian yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sangihe ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wounde, menandai babak baru dalam upaya penguatan ketahanan bencana di wilayah tersebut.
Penetapan Kampung Para Lelle sebagai Kampung Tangguh Bencana ini bermula sejak Agustus 2024, sejalan dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap aktivitas vulkanik di sekitar Gunung Ruang Tagulandang dan status siaga Gunung Awu. Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Para Lelle, Elengkey Nesar, menjelaskan bahwa kampung ini berada dekat dengan gunung api bawah laut Banua Wuhu di Mahengetang, yang menjadikannya rawan terhadap bencana vulkanik.
“Kampung Para Lelle adalah kampung wisata yang rawan terkena dampak dari potensi erupsi vulkanik, sehingga sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat,” ungkap Nesar.
Lebih lanjut, Nesar menyebut bahwa program Kampung Tangguh Bencana akan difokuskan pada pelatihan berkelanjutan bagi anggota struktur tanggap bencana. Selain itu, organisasi tanggap bencana yang sudah terbentuk di kampung akan terus diaktifkan dan didanai melalui pendapatan asli kampung. “Rambu-rambu evakuasi yang sudah dipasang juga akan dirawat dan dijaga kebersihannya sebagai bagian dari upaya ini,” tambahnya.
Penjabat Bupati Albert Wounde mengapresiasi langkah yang diambil Kampung Para Lelle dan berharap upaya ini dapat mendorong kampung-kampung lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka. “Melalui pelatihan berkelanjutan, masyarakat diharapkan lebih mandiri dan sigap dalam menghadapi bencana serta mampu pulih dengan cepat dari dampaknya,” tutur Wounde.
Kampung Para Lelle kini diharapkan menjadi contoh dalam hal kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama mengingat letaknya yang berada di kawasan rawan bencana vulkanik.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post