Ratahan, Barta1.com — Selang 27-29 Agustus 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara telah melakukan proses pendaftaran calon peserta Pilkada serentak 2024. Dalam tahapan krusial tersebut, ada 4 bakal pasangan calon (Bapaslon) yang datang menyerahkan dokumen pendaftaran.
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Stenly Tjanggulung dan Chelsea Kandou, menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri di KPU Mitra pada Rabu 28 Agustus 2024.
Pasangan yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat ini datang dengan diiringi Tarian Kabasaran, serta diikuti oleh pengurus partai dan pendukung. Stenly Tjanggulung tampak mengenakan jas biru tua, sementara Chelsea Kandou mengenakan jas hitam saat tiba di kantor KPU Mitra. Setelah menunggu sekitar 30 menit, keduanya kemudian memasuki ruangan untuk menyerahkan berkas pencalonan kepada lima Komisioner KPU Mitra.

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda datang pada hari kedua, Kamis 29 Agustus 2024. Saat press conference, bapaslon bupati Ronald Kandoli terlihat penuh semangat dalam berkompetisi di ajang suksesi kepala daerah Minahasa Tenggara.
“Untuk target kita memenangkan pertarungan ini 70 persen di kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Ronald.
Wakil Bupati Kabupaten Mitra periode 2014-2018 itu mengatakan, dalam pertarungan ini akan dilakukan dengan semangat riang gembira.
“Kami siap bertarung dan sudah siap memenangkan pertarungan pada 27 November nanti. Dengan penuh keyakinan, dengan penuh semangat, kita memenangkan pertarungan pada 27 November 2024 nanti,” klaimnya.

Selanjutnya masih di hari yang sama, Roy Tambajong dan Royke Peleng menjadi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati ketiga yang mendaftar ke KPU Mitra. Pasangan yang diusung partai Gerindra dan Nasdem ini datang sekitar pukul 15.00 Wita.
Keduanya kompak memakai kemeja putih lengan panjang. Saat tiba di KPU Mitra, keduanya diiring ratusan warga dengan musik bambu hingga tarian Kabasaran.
Usai melakukan registrasi, keduanya lalu masuk untuk menyerahkan berkas sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra tahun 2024. Pada kesempatan tersebut Roy Tambajong meminta agar KPU Mitra bisa melakukan koordinasi apabila ada berkas yang masih harus dilengkapi.
“Mohon kami diberitahu apabila masih ada berkas yang masih akan dilengkapi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Mitra Otnie N Tamod mengatakan pasangan Roy Tambajong dan Royke Peleng adalah yang ketiga datang mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra.

Terakhir, pasangan bakal calon Bupati dan calon Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) yang diusung oleh Partai Golkar, Djein Leonora Rende dan Ascke Benu, secara resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada 2024.
Pasangan ini menjadi yang terakhir mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra pada Kamis 29 Agustus 2024.
Didampingi oleh para pengurus Partai Golkar, pendukung, dan simpatisan, DLR dan Ascke Benu tiba di Kantor KPU Mitra dengan antusiasme yang tinggi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua KPU Mitra, Otnie Tamod, bersama jajaran anggotanya.
Proses pendaftaran berlangsung dengan tertib dan lancar, menunjukkan kesiapan pasangan ini untuk maju dalam Pilkada yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Djein Leonora Rende mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan pendaftaran tersebut.
“Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan karena berkatnya kami dapat melaksanakan pendaftaran di KPU Mitra dengan lancar,” ucap Djein dengan penuh rasa syukur. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post