• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Mei 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Gallery

Tarik Menarik Soal Bantuan Tali Asih Jemaah Haji di Kabupaten Talaud

by Meikel Eki Pontolondo
21 Mei 2024
in Gallery
0
Tanggapan anggota PPRD dan Kemenag Sulut, berkaitan dengan bantuan tali asih. (Foto: meikel/barta)

Tanggapan anggota PPRD dan Kemenag Sulut, berkaitan dengan bantuan tali asih. (Foto: meikel/barta)

0
SHARES
116
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Talaud diisuhkan tidak memberikan tali asih kepada jemaah haji dari daerahnya. Hal itu menuai berbagai respon dari beberapa anggota DPRD Provinsi Sulut.

Anggota DPRD Provinsi Sulut, Amir Liputo, ketika diwawancarai Barta1.com, Senin (20/05/2024) mengatakan sebagai Wakil rakyat dirinya sangat menyayangkan, karena ini bukan persoalan haji, agama maupun persoalan siapa, tapi ini persoalan undang-undang yang mengamanatkan bagi daerah yang belum punya embarkasi, maka biaya embarkasi, termasuk transportasi makan minum akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

“Nah, kalo ada Pemerintah Daerah yang tidak memberikan, tentunya kami sangat menyayangkan dan prihatin, karena ini sudah menjadi perintah udang-undang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berkaitan sudah ada anggaran atau tidak, nanti akan dilihat. Sebab ini APBD-nya kan tersendiri. “Saya sendiri aktif dipengajian, setiap tahunnya. Sudah tahu, ada kuotanya.”

“Secara pribadi maupun wakil rakyat, saya sangat menyayangkan, sekaligus berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan 14 Pemerintah Kabupaten/kota yang sudah memberikan talih asi,” ujarnya.

Selanjutnya, catatan hari ini mulai membahas Perda haji. Ke depan, dengan adanya Perda ini, yang memiliki landasan hukum. Mudah-mudahan dengan landasan hukum, semua Pemerintah Kabupaten/Kota wajib untuk memberikan biaya lokal, selama tidak memiliki imbarkasi.

“Jika anggaran tali asih tertata, kemudian tidak dicairkan, sedianya DPRD Kabupaten/Kota harus bersikap. Jikapun tidak tertata, ini ada pengabaian terhadap perintah Undang-undang,” tuturnya.

Menurutnya, semua harus sesuai dengan kondisi keuangan daerah, tapi jika belum mampu besarkan, sekecil apapun yang terpenting ada perhatian.

“Di Kabupaten/Kota lainnya, seperti itu, ada yang bisa memberikan 1 juta, 2 juta setengah dan lain-lain. Makanya kami buat Perda ini untuk bisa diatur, seperti 40 dan 60. 40 Provinsi tanggung dan 60 dari Kabupaten/Kota, supaya ke depannya jelas dan mereka tidak takut dengan pemeriksaan,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, Raski Mokodompit, ikut menyayangkan jika ada salah satu Kabupeten yang tidak menganggarkan tali asih ini. Dan berharap, tidak terjadi lagi dikemudian hari.

“Apalagi, Kabupaten Talaud tidak menganggarkan beberapa tahun terakhir ini, berkaitan dengan tali asih atau bantuan lokal haji, makanya ke depannya akan kami ataur, supaya ada payung hukum,” tambahnya.

Sedangkan Kemenag Sulut, Plh Kepala Bidang PHU H. Ahmad Sholeh, menjelaskan kewenangan Bupati/Walikota untuk bisa memberikan tali asih kepada jemaah haji, saat ini sedang berusaha dengan penyusunan Ranperda haji. Jika ini terealisasi, supaya masing-masing pimpinan daerah memiliki payung hukum, untuk bisa memberikan bantuan dan santunan kepada calon jemaah haji.

“Untuk mengomentari kenapa tidak ada tali asih di salah satu Kabupaten, saya no coment. Karena tugas kami hanya menghimbau, berikutnya tergantung pemerintah setempat,” singkat Ahmad.

Di tempat yang sama, Yusra Alhabsyi, menyebut bahwa sampai hari ini belum punya data soal Kabupaten/Kota yang mana sudah dan belum menganggarkannya, apalagi berkaitan dengan talih asih
untuk haji.

“Memang sudah ada surat ederan yang sifatnya himbauan. Jadi, sebetulnya juga bukan kewajiban sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah untuk menganggarkan soal tali asih ini,” terang anggota Fraksi Demokrat ini.

Yusra juga mendorong, untuk dicek juga di Kemenag Talaud, apakah itu sudah dikonsolidasi dari awal atau tidak.

“Berkaitan dengan Penganggaran dari tahun sebelumnya, itu harus ada peraturan Bupati yang akan dikeluarkan. Dan tentunya, soal peraturan dan lain sebagainya, didasari pada 3 edaran menteri itu,” kata kader PKB ini.

Soal tali asih ini, menurut Yusra, dilihat dari beberapa contoh di daerah lain, ini dilakukan baru sekitar 5 tahun. “Bolmong saja baru 4 tahun terakhir ini, sejak saya jadi ketua komisi, kemudian diminta oleh kementerian Agama untuk memberikan pandangan dan saya usulkan ke Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: amir liputoDPRD SulutJemaah Haji Talaudkabupaten talaudKemenag SulutRanperda HajiRaski MokodompitYusra Alhabsyi
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Dosen penggungjawab dan mahasiswa PMM Polimdo. (foto: istimewa)

Program PMM di Politeknik Negeri Manado Berjalan Dengan Baik

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026 24 Mei 2026
  • Sudah Sebulan Lebih Dikabarkan Keluar Daerah Tanpa Izin, Kades Tule Utara Diduga Kuat Pergi Menambang Emas di Manokwari 24 Mei 2026
  • Adhyaksa FC Home Base di Manado Makin Kencang, Persma Legend Dukung 23 Mei 2026
  • Semangat Konservasi di Pantai Saidan, Artsas Family Edukasi dan Tanam Bibit Mangrove 23 Mei 2026
  • Artsas Family Tanamkan Cinta Lingkungan Lewat Edukasi dan Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Saidan 23 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In