• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Mengenal Gunung Awu Sangihe Dari Perjalanan Indra Paransi

by Meikel Eki Pontolondo
6 April 2024
in Edukasi
0
Indra Ivannovic Samuel Paransi di Gunung Awu. (Foto: istimewa)

Indra Ivannovic Samuel Paransi di Gunung Awu. (Foto: istimewa)

0
SHARES
461
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com  –  Gunung Awu merupakan gunung merapi yang keberadaannya di Provinsi Sulawesi Utara,  tepatnya di Kepulaun Sangihe. Gunung yang memiliki ketinggian 1.320  meter itu, rupanya banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal hingga mancanegara. Salah satunya adalah Indra Ivannovic Samuel Paransi.

Pemuda kelahiran Manado, 06 Maret 1993 itu, mencoba menceritakan pengalamannya saat melakukan pendakian  ke Gunung Awu.  Melalui Desa Talawid, ia bersama rombongan memulai perjalanan.

“Ada beberapa jalur untuk melakukan pendakian di Gunung Awu, tapi kami memilih untuk mengikuti jalur  Talawid, di mana jalur tersebut jarang dilalui oleh para pendaki lokal maupun mancanegara. Dalam perjalanan juga kami  ditemani oleh penduduk setempat, jadi perjalanannya sedikit dimudahkan,” ungkap Indra.

Di jalur Talawid, kata anggota KPPA Tarantula Adventure, belum memiliki pos yang jelas, kemudian jalur pandakiannya  baru dibuka, track pendakian yang terjal dan kurang pasokan air. “Jadi, jika ada yang akan  melakukan pendakian ke Gunung Awu melalui desa Talawid, sedianya mempersiapkan fisik, mental, pengetahuan dan bekalnya secara memadai.”

“Bersyukur saat itu, kami bisa melalui setiap jalur yang ada dengan bekal dan pengetahuan yang dimiliki, sehingga bisa mencapai puncak Gunung Awu nan indah itu.  Dan untuk mencapai puncaknya memakan waktu 8 sampai 9 jam,” ujar anak ke 2 dari 4 bersaudara dari pasangan Laba’Ary dan Nelton R. Paransi.

Indra menambahkan, bahkan di ketinggian 1000 Mdpl saja setiap pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan laut dan savana yang begitu indah, begitupun ketika berada di puncak Gunung  Awu.

“Bahkan lokasi  yang mengarah ke tombong (sebutan masyarakat Sangihe) Gunung Awu itu menjadi titik di mana setiap pendaki mengambil momen untuk berfoto, mengambil video, bahkan santai menikmati dan melihat keindahannya,” terang Indra  sembari menyebut area tersebut pernah terlihat seperti danau di tengahnya, ketika letusan terjadi sudah tidak terlihat lagi airnya dan hanya tersisa sebuah bukit kecil yang disebut tombong oleh masyarakat Sangihe.

Di luar dari keindahannya itu, lanjut Indra, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh setiap pendaki, mengingat di sana masih ada mistisnya, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh masyarakat setempat, di mana setiap pendaki yang mau  melakukan  pendakian ke Gunung Awu  untuk tidak menggunakan pakaian berwarna merah, serta tidak  menempatkan barang pribadinya secara sembarangan.

“Untuk itu, sebelum melakukan perjalanan, sedianya setiap pendaki harus mempelajari terlebih dahulu medan Gunung yang akan dikunjungi beserta budaya dari masyarakat setempat.”

Berkaitan dengan masyarakat Sangihe sendiri, sangatlah ramah kepada setiap pendatang tanpa melihat   suku, agama dan ras.  “Apalagi selama di sana, kami  disuguhkan dengan keindahan Alam dan makanan lokalnya,” ucapnya.

Ketika ditanya berapa materi (keuangan) yang dihabiskan dalam melakukan perjalanan ke Gunung Awu. Indra menjawab bahwa dirinya dan rekan-rekannya dari Kota Manado ke Pulau Sangihe menggunakan kendaran  kapal laut dengan waktu satu malam, setiba di Pelabuhan Tahuna, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menaiki mobil tujuan ke kaki Gunung Awu dengan waktu 2 jam. “Untuk pergi ke Pulau Sangihe kita bisa menghabiskan Rp. 400 – 500, itu baru pergi yeah,” singkatnya.

“Setiap perjanan tentunya ada cerita dan pembelajaran hidup yang bisa didapatkan. Dan saya sendiri sudah menjejaki 12 puncak Gunung di Sulawesi Utara, dan rencananya masih akan melakukan perjalanan sampai bisa mencapai 60 puncak,  sesuai dengan apa yang direncanakan ke depannya. Jika teman-teman mau melihat aktivitas pendakian saya, bisa melihatnya melalui akun Ig @ivannovicparansi dan @planning_jelajah,” pungkasnya. (*)

 

Peliput: Meikel Pontolondo

 

 

Barta1.Com
Tags: Gunung Awu SangiheIndra Ivannovic Samuel Paransi.Pendaki SulutPulau Sangihe
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Gelang Rimba Manado bersama anak Yatim. (Foto: istimewa)

Bulan Ramadhan, Gelang Rimba Manado Gelar Baksos di Panti Asuhan Al-Ikhwan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • PIKK dan Perwakilan Istri Pegawai Danantara Bersatu Terangi Masa Depan Anak Bangsa 21 Juli 2026
  • PLN Peduli dan YBM Gerak Cepat Ringankan Beban Korban Kebakaran Tolitoli 21 Juli 2026
  • Strategi Berlapis PLN Amankan Nobar Piala Dunia di Gorontalo 21 Juli 2026
  • Tingkatkan Kapasitas Kehumasan, SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Gandeng AJI Manado Gelar Pelatihan Jurnalistik 21 Juli 2026
  • Golkar Dukung Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak, Cindy : Urgent 21 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In