• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Dari Seni dan Literasi, Cerita Hadirnya Komunitas Tanpa Nama

by Meikel Eki Pontolondo
13 Maret 2024
in Edukasi
0
Andi Maulana. (foto: istimewa)

Andi Maulana. (foto: istimewa)

0
SHARES
273
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Sebuah lagu  dari musisi ternama Virgiawan Listanto (Iwan Fals)  dengan  judul “belum ada judul” dan kalimat “no caption”  mendorong beberapa pemuda menamai komunitasnya   dengan sebutan Tanpa Nama. Salah satu dari mereka adalah Andi Maulana Ramdany Irham.

Komunitas yang didirikan sejak tahun 2019 itu  lebih banyak beraktivitas di Kota Manado, Sulawesi Utara.  Dan yang difokuskan dari komunitas non profit ini adalah kesenian dan literasi, keduanya dijalankan  secara bersamaan.

Kru Komunitas Tanpa Nama. (Foto: istimewa)

Maulana  ketika diwawancarai Barta1.com di kediamannya, Selasa (12/03/2024) menyebut judul lagu Iwan Fals “belum ada judul” dan “no caption” memiliki makna paradoks. Hal itu membuat dirinya dan teman-temannya, menamai komunitas yang sudah berdiri 6 tahun itu dengan sebutan  Tanpa Nama.

“Sejak awal kami mengejar konsentrasi yang variatif dan abstrak, yang mempengaruhi penamaan Tanpa Nama ini,” singkat Maulana.

Kemudian tujuan dari komunitas Tanpa Nama ini, kata Maulana, dibentuk untuk  membuka ruang seluas-luasnya kepada orang-orang yang karyanya kurang disoroti oleh publik, terutama bagi para seniman dan penulis. “Berharap dengan adanya movement (pergerakan) ini setiap individu bahkan komunitas bisa saling support (mendukung) satu dengan lainnya, khususnya bagi teman-teman penggiat seni dan literasi di Kota Manado,” ungkapnya.

Kru Komunitas Tanpa Nama. (Foto: istimewa)

“Dari tujuan tersebut, akhirnya kami bisa membuat berbagai program yang terbagi dari session digital konten, event utama dan lapak abstrakers & home ArtHome Studio, kemudian adanya sowan kawan, kembali ke studio, nafas broadcasting dan live session (koten digital/online),” ujarnya.

Anak dari pasangan Irham Tanry Latanro dan Miryanti Usman itu menambahkan, kegiatan lainnya yang dibuat oleh Komunitas Tanpa Nama ini adalah catatan sketsa (Annual Event), lapak abstrakers (produk marchandice), HomeArtHome Studio (Wadah Ekslusif Production House, dan kolaborasi dengan berbagai komunitas lokal dan interlokal (luar Kota Manado).

“Dan bersyukur sampai saat ini program-program tersebut bisa berjalan dengan baik, serta apa yang menjadi tujuan dari Komunitas Tanpa Nama ini sudah terlihat,” terangnya sembari menyebut  keseluruhan dari anggota Komunitas Tanpa Nama ini sebanyak 25 orang.

Ia pun menceritakan, setiap anggota yang tergabung dengan komunitas Tanpa Nama ini bervariasi  latar belakangnya, di mana  di dalamnya ada  mahasiswa dengan jurusan/ fakultas yang berbeda-beda, pekerja penuh dan paruh waktu, dan kebanyakan dari itu adalah mahasiswa ilmu Komunikasi dan Jurnalis.

“Dengan latar belakang yang bervariasi itu menghadirkan berbagai pemikiran kreatif dan inovatif, sehingga Komunitas Tanpa Nama ini terus berporgram dengan tujuannya memanusiakan satu dengan yang lainnya dari segi seni dan literasi.”

Bagi Maulana, seni dan literasi bukan sekedar menjadi hobi saja, melainkan pession yang menjadi salah satu alasan juga kenapa komunitas Tanpa Nama ini masih bertahan.

“Memilih fokus di dunia kesenian dan literasi merupakan hal yang melelahkan, namun menyelamatkan banyak hal dalam kepribadian saya sendiri, dan sekali lagi itu yang membuat saya bertahan bersama teman-teman untuk terus membangun Komunitas Tanpa Nama ini,” pungkasnya.

Diketahui, Komunitas Tanpa Nama  ini lebih aktif di sosial media, seperti Ig dengan nama akun @Komunitas_tanpanama, fanpage Komunitas Tanpa Nama, dan Kabar dari abstrakers di Youtube.

Di sisi lain, ini arti dari Logo Komunitas Tanpa Nama :

Warna navy makna stabil dan berwibawa .

Ornamen (X) berarti kolaborasi yang selalu dijaga

Manado merupakan kota di mana komunitas ini dibentuk dan beraktivitas.

4 sisi di antara X mengartikan 4 fokus bidang yang mengawali konsentrasi komunitas (musik , seni rupa, foto/video & menulis). (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

 

Barta1.Com
Tags: Andi MaulanaKomunitas Tampa NamaKota ManadoSeni dan Literasi
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Regina Inggrid Mondow. (foto: istimewa0

Terpilih Puteri Sulawesi Utara 2024, Ini fokus Regina Inggrid Mondow

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Polimdo Satu-satunya Kampus Sulut Lolos Ajang Dunia di Taiwan, Dengan Fokus Energi Bersih Terjangkau 8 Mei 2026
  • Polimdo – Internasional Cultural Communication Center Malaysia Menandatangani MoU, Ms Zhen Tawarkan 2 Metode 8 Mei 2026
  • PLN dan KESDM Alirkan Listrik Gratis bagi 968 Keluarga Prasejahtera di Banggai Bersaudara 7 Mei 2026
  • PLN UID Suluttenggo Sasar Desa Pulutan Talaud, Sambung Listrik Gratis untuk Warga Prasejahtera 7 Mei 2026
  • PLN UID Suluttenggo Salurkan Bantuan Sosial dan Perkuat Potensi Wisata Kreatif di Tolitoli 7 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In