Manado,Barta1.com – Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia (RI) nomor urut 2, Prabowo Subianto, ketika melihat banyaknya masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) yang menunggunya sejak pagi sampai malam hari. Kemudian dia mengatakan, percaya dan yakin masyarakat Sulut akan coblos nomor 2.
“Untuk itu, diucapkan terima kasih atas sambutannya buat saya. Ini luar biasa saudara-saudara, saya dengar berjam-jam sudah berdiri di sini. Saya minta maaf, karena saya ke Langowan,” ungkap Prabowo saat menemui ribuan massa pendukungnya di Lapangan KONI Sario Manado, Senin (05/02/2024).
Tadi, ketika tiba di Langowan rakyat sudah banyak sekali, kata Prabowo, dan biasanya di jalan 1 jam setengah, kini perjalanannya menjadi 3 jam setengah.

“Begitupun ketika menuju Kota Manado rakyat sudah banyak di jalan. Jadi, kami tidak bisa datang secara cepat dan sekarang saya melihat saudara-saudara berdiri. Walaupun hujan, saudara-saudara tetap setia,” ujarnya.
Prabowo kemudian bertanya, kepada ribuan massa tentang nilai yang bisa diberikan kepadanya setelah debat semalam. “Apakah saudara-saudara menonton debat semalam atau tidak, ketika melihat debat semalam berapa angka yang bisa diberikan kepada saya,” pertanyaan Prabowo langsung diteriaki Massa dengan menyebut tidak bisa dinilai dengan angka Bapak.
“Hari ini tanggal 5 dan 9 hari lagi bangsa Indonesia akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai warga negara untuk melaksanakan pemilihan umum. Saudara – saudara sekalian pada hari itu, pada jam itu, saudara – saudara setana air akan menentukan masa depan anak muda,” terangnya sembari disambut teriakan massa Prabowo Presiden.
Saudara – saudara sekalian, tambah Prabowo, kalian luar biasa, luar biasa orang Minahasa, dan luar biasa Kawanua.
“Bangsa dan negara kita ternyata diberi karunia yang luar biasa oleh Tuhan yang maha besar dan maha kuasa. Kita ternyata punya kekayaan yang luar biasa, tetapi sudah cukup lama kekayaan kita diambil terus oleh bangsa lain,” tuturnya.
Presiden Joko Widodo beberapa tahun yang lalu menggariskan bahwa Indonesia tidak mau lagi mengijinkan kekayaan alam Indonesia dijual.
“Beliau sering memanggil saya, beliau bercerita kepada saya. Menhan tanpa kita olah kekayaan itu di Indonesia, tidak mungkin rakyat kita makmur. Jadi, saya sependapat dan satu hati dengan beliau,” ucapnya.
Prabowo menyebut dahulu dirinya melawan Presdien Joko Widodo. 2 kali kalah. Tapi, tidak saling membenci, tidak saling menyakiti, namun saling menghormati dan menghargai.
“Tahun 2019, beliau (Presiden Joko Widodo) menang lagi, tapi beliau mengajak saya bergabung dengannya, dan kemudian saya bersedia bergabung untuk bersama-sama berbakti kepada rakyat Indonesia,” tambahnya.
Setelah bergabung, setelah bekerja, dan bisa melihat langsung beliau bekerja sangat keras untuk rakyat Indonesia. Beliau selalu membela rakyat kecil, dan beliau selalu memikirkan nasib rakyat paling ditindas.
“Kita akan lanjutkan apa yang sudah dikerjakan. Kita akan sempurnakan apa yang sudah dibuat, kita akan melengkapi yang belum lengkap, kita akan mengisi yang masih kurang, kita akan tambah yang perlu ditambah. Saudara-saudara sekalian, Prabowo-Gibran dengan koalisi Indonesia maju, kami telah menyusun satu tim. Tim yang terdiri dari orang – orang yang hebat di Indonesia. Tidak hanya pinter. Kalo pinter, namun hatinya busuk tidak bagus,” tegasnya.
Jika pinter hatinya busuk itu koruptor, yang di mana membawa lari kekayaan Indonesia. Kalau pinter, tapi bekerja untuk orang asing itu tidak baik untuk bangsa Indonesia. Orang pinter itu hatinya baik, dan cintanya untuk rakyat Indonesia.
“Sekali lagi, Saya ucapkan terima kasih karena sambutannya begitu besar untuk hari ini. Jarang terjadi, ada pertemuan seperti ini di tengah hujan pada malam hari. Memang orang Minahasa kuat-kuat semuanya. Kuat dan setia, hampir semua orang Indonesia timur orangnya berani-berani,” imbuhnya.
Orang Sulawesi, khususnya Minahasa suka berpesta dan suka berdansa. “Mungkin karena darah saya setengah Minahasa, jadi, saya suka joget, tapi ada yang marahi saya katanya Capres kok joget. Kenapa tidak boleh joget, sorry yeah,” sahut Prabowo disambut teriakan massa sorry yeah.
“Emangnya, Lo siapa. Kalo Prabowo joget memangnya kenapa. Ternyata rakyat Indonesia suka pemimpin yang joget. Jika saya bicara, seperti orang-orang pinter itu gimana,” tanya Prabowo dijawab massa jangan Bapak.
Kemudian Prabowo, menyinggung kekayaan Indonesia. Kekayaan Indonesia sangat luar biasa, jadi, tugas Prabowo-Gibran dan koalisi Indonesia maju ketika diberi mandat. Tugas yang harus dilakukan itu menjaga, mengelola, mengatur, dan mengurus kekayaan itu supaya nilai tambahnya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Saya sering berbicara dengan orang kaya di Jakarta. Saya sampaikan kamu mau kaya sendiri, mau kaya sendiri. Tapi, rakyat diluar sana miskin dan lapar, itu tidak akan dibiarkan. Kita harus buat seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati kekayaan Indonesia. Jadi, Prabowo-Gibran dan Koalisi Indonesia Maju siap mati untuk rakyat Indonesia,” kata ketua umum Partai Gerindra itu sembari mengajak ribuan massa untuk berjuang menghilangkan korupsi di bumi ini.
Di akhir pidato politiknya, Prabowo mengungkapkan kepada ribuan massa jika kalian kehujanan, dirinya juga harus kehujanan. Melihat pendukunngnya begitu banyak di tengah hujan. Ia menyebut, dirinya tidak merasa kedinginan, melainkan merasa mendapatkan getaran semangat.
Diketahui, luasan lapangan KONI Manado tidak mampu menampung massa yang berdatangan untuk melihat Capres nomor urut 2 itu. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post