Sangihe, Barta1.com – Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan, turun langsung melakukan pemantauan terhadap mesin pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) di Kampung Lesabe I Tabukan Selatan pada Selasa (12/12/2023).
Penjabat Bupati terlibat dalam diskusi bersama masyarakat setempat untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor pendukung pengembangan teknologi inovatif ini. dr. Rinny Tamuntuan menyampaikan harapannya bahwa inovasi dari Kampung Lesabe I dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat luas.
“Nanti hasil olahan ini dapat dipakai oleh masyarakat yang ada di kampung sini. Jadi, nanti sudah tidak perlu membeli di luar,” ungkap Tamuntuan. Ia menekankan bahwa mesin tersebut dapat membantu menjadikan kampung tersebut lebih bersih dan memberikan manfaat langsung dari pengelolaan sampah.
“Kita akan terapkan di sekolah-sekolah untuk dapat membawa sampah ke sini, tinggal manajemen pemilahannya nanti dibantu oleh Bank Sampah Sangihe Learning Center,” tambahnya.
Dalam konteks pengelolaan sampah, Tamuntuan menjelaskan bahwa Kampung Lesabe I bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengembangan pengolahan sampah yang berkelanjutan. “Dengan inisiatif seperti ini, diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih luas dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan kembali sampah menjadi sumber energi,” ujar Tamuntuan.
Zeth Junaedhy Legesang, Sekretaris Kampung Lesabe I, menjelaskan bahwa mesin pyrolisis yang dirancang oleh Budi Trisno Aji telah berhasil melewati uji klinis dan diuji oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Banjarnegara. Mesin ini terbukti cocok digunakan untuk kendaraan.
“Untuk di Banjarnegara sendiri, mesin Pyrolisis hasil inovasi generasi kelima ini sudah dilakukan pengujian oleh BRIN dan cocok digunakan untuk kendaraan,” ungkap Legesang.
Ia menyampaikan rasa syukur karena masyarakat setempat mulai aktif membawa sampah ke tempat pengolahan. BBM hasil olahan ini rencananya akan digunakan untuk mesin pembuat es balok guna mendukung kebutuhan nelayan.
Kepala Kampung Lesabe I, Jems Rihard Hamel, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pj. Bupati Sangihe yang merespon positif usaha mereka dalam menghadirkan mesin pengolahan sampah plastik tersebut.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post