• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Susi Pudjiastuti Kecam Pengrusakan Lingkungan dan Penyebab Perubahan Iklim

by Ady Putong
11 November 2023
in News
0
Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti bicara secara daring di helatan Green Press Community. (foto: SIEJ)

Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti bicara secara daring di helatan Green Press Community. (foto: SIEJ)

0
SHARES
85
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com — Ancaman perubahan iklim yang terjadi belakangan membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti ikut bereaksi.

Menurut Susi, naiknya suhu udara, kemarau berkepanjangan, hingga curah hujan yang tak beraturan di Indonesia belakangan menunjukkan adanya permasalahan yang disebabkan keserakahan dan ketamakan manusia.

Hal ini diungkapkan Susi saat menjadi keynote speaker forum bertajuk “Narasi Media dan Peran Perempuan dalam Konservasi Laut dan Pesisir” pada Green Press Community (GPC) yang diselenggarakan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (9/11).

“Suhu panas ini juga erat kaitannya dengan perubahan iklim. Seperti panas terlalu tinggi dan hujan semakin tak beraturan. Lalu angin juga tak beraturan,” kata Susi.

Susi, yang berbicara lewat aplikasi Zoom, mencontohkan tempat tinggalnya di Pangandaran, Jawa Barat yang dianggapnya makin panas.

“Dulu kalau musim kemarau suhunya 19 sampai 20 derajat. Sekarang bisa sampai 27 derajat. Cuaca makin panas,” kata Susi.

Ia mengamini bahwa salah satu penyebabnya adalah ulah manusia.

“Penyebabnya kita yang melakukan kerusakan. Baik disengaja atau tidak. Tapi terbanyak karena ketamakan dan keserakahan,” jelas Susi dengan nada bicara agak meninggi.

Tak hanya faktor cuaca, Susi juga menyoroti dampak kerusakan lingkungan di laut hingga lahan pesisir. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya lahan tambak baru hingga berdampak pada berkurangnya kawasan mangrove dan bakau. Padahal, hutan bakau dan mangrove penting untuk mencegah kenaikan air laut ke darat.

Ia juga mencontohkan banyak nelayan tak bisa melaut ke tengah dan mengambil ikan di pinggir pantai.

“Seperti di Natuna yang dulu banyak gurita di pinggir pantai, namun sekarang tak bisa karena sudah banyak diambil kapal pencuri ikan di tengah laut,” sebut dia.

Susi mengingatkan, untuk membereskan persoalan ini perlu ada kesadaran bersama.

“Pencegahan ini mesti ada kesamaan paham antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Kementerian Kelautan Perikanan dan industri,” jelas Susi.

Lalu ada gerakan sederhana untuk menanam pohon per orang.

“Penduduk kita ada 270 juta. Minimal 30 juta aja yang menanam, saya yakin terhindar [Indonesia] dari kekeringan, dan [perlu juga] kesadaran dalam menyiram air ke tanaman,” pesan Susi.

Lalu, kebijakan negara yang pro terhadap kelestarian lingkungan dan kelompok industri yang berkesadaran juga perlu ditumbuhkan.

“Industri penting untuk income tapi kita pikirkan juga soal kerusakan alam akibat industri itu. Harus ada keseimbangan,” jelas Susi.

Ia meyakini media dan para jurnalis punya peran besar untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

“Jurnalisme adalah salah satu media paling efektif memberikan edukasi ke masyarakat. Kita mesti membuat platform yang diterima masyarakat, khususnya masyarakat pesisir,” pesan Susi yang selama jadi menteri kerap ‘menenggelamkan’ kapal ilegal ini.

Green Press Community merupakan ajang perdana yang diorganisasi oleh Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) guna menghimpun ide dan memantik gerakan bersama untuk melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.

Berlangsung sejak Rabu (8/11), GPC menghadirkan berbagai learning session, talk show, dan konferensi yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pers, organisasi non-pemerintah, dan mahasiswa. (**)

Editor: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Green Press CommunitysiejSusi Pudjiastuti
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Foto: Sebagian dari anggota Save Sangihe Island berdiri di depan makam pahlawan nasional Bataha Santiago. (Dok. Istimewa)

Gerakan Save Sangihe Island Ziarah ke Makam Bataha Santiago: Semangat Perlawanan Terus Dijaga

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Perkuat Sinergitas, Plt Bupati Sitaro Antar Kepulangan Mensesneg saat Kunker di Sulut 30 Mei 2026
  • Dampingi Kunker, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Puji Mensesneg 30 Mei 2026
  • Pemkab Sangihe Kembali Raih Opini WTP, Pertahankan Tradisi Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel 29 Mei 2026
  • Pemkab Sitaro Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Ini Apresiasi Plt Bupati 29 Mei 2026
  • Rumah Sakit Bergerak Kepulauan Talaud Berbenah, Tinenta Pastikan Pelayanan Akan Maksimal 29 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In