• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Bagaimana Luas Cakupan Jaringan Wifi di Sulut? ini Jawaban Kominfo

by Ady Putong
12 Oktober 2023
in Politik
0
Situasi RDP Komisi I bersama BKD Provinsi Sulut (Foto Meikel Barta1.com)

Situasi RDP Komisi I bersama BKD Provinsi Sulut (Foto Meikel Barta1.com)

0
SHARES
176
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Anggota DPRD Provinsi Sulut, Hendrik Walukow, mempertanyakan titik jaringan internet yang sudah terpasang di Sulawesi Utara (Sulut) kepada Evans Steven Liow, selaku Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulut, di Ruangan Komisi I DPRD Sulut, Kamis (12/10/2023).

“Kira-kira di Sulut ada berapa persen yang belum terjangkau jaringan internetnya. Kita tahu bersama internet ini, menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Kemudian adakah progres pengusulan titik-titik internet ke Kominfo untuk tahun ini. Jika ada, berapa titik yang sudah terealisasi,” tanya ketua Fraksi Demokrat ini.

Lanjut Hendrik, terkait infrastruktur pembangunan digitalisasi informasi yang progresnya sudah dimulai sejak tahun 2021 dan 2022. Nah, apakah ini sudah selesai atau bagaimana targetnya.

Liow menjawab, berkaitan dengan ketersediaan internet baru 37 persen dan kebanyakan di Kepulauan.

“Untuk Internet baru 41 desa yang kita tangani dan daerah tersebut benar-benar tidak memiliki signal. Berkaitan dengan pembangunan digitalisasi, kembali lagi dengan Kabupaten/Kota. Kita akan disebut Smart Provinsi apabila infrastruktur dan suprastruktur digitalisasi dibangun secara bersama-sama,” jelasnya.

Evans menambahkan, lingkungan terkoneksi dengan Desa dan Kelurahan. Desa dan Kelurahan terkoneksi dengan kecamatan, kemudian kecamatan terkoneksi dengan Kabupaten/Kota, dan Kabupaten/Kota terkoneksi dengan Provinsi. “Kami sudah membangun alurnya itu, namun harus mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten/Kota,” singkatnya.

“Saat ini yang sedang membangun adalah Kota Bitung, makanya Bitung bisa disebut sebagai Kota digital. Mereka membangun Tower dan free Wifi kepada seluruh masyarakat. Sedangkan Minahasa Utara sementara membangun dan dilengkapi SIMRS (sistem teknologi informasi komunikasi), dan baru saja diresmikan berstandar Internasional,” jelasnya.

Untuk itu, kata Evans, pemerintah provinsi terus mendorong agar pelayanan publik terkoneksi antar Desa, kelurahan, Kecamatan dan seterusnya.

“Salah satu buktinya, kita bisa melihat daerah Posokan Bitung yang sudah Free Wifi,” sahutnya.

Sementara itu, Novenly Pudinaung, masyarakat Lembeh Posokan, Kota Bitung, mengatakan beberapa titik Wifi di kelurahan Posokan sudah tidak beroperasi dan tak pernah diperbaiki hingga hari ini. WiFi itu bagian dari program pemerintah Kota Bitung, yakni 1000 titik Wifi.

“Berikutnya ada jaringan 4G menggunakan kabel optik yang ditarik dari Lembeh Gunung Woka, tetapi sering gangguan ketika berangin. Bahkan ranting pohon yang jatuh di kabel tersebut akan terjadi gangguan yang berkepanjangan, pernah sampai 2 minggu lamanya,” jelas Pudinaung.

Begitu pun ketika musim hujan, internet akan hilang. Terkadang untuk mencari informasi berkaitan dengan Perkuliahan, harus naik ke kebun orang guna mendapatkan jaringan.

“Intinya, sampai hari ini berkaitan dengan layanan jaringan internet di daerah kami belum sepenuhnya,” kata dia lagi. (*)

Peliput:
Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: DPRD SulutKominfoWifi
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
RDP Lintas Komisi di DPRD Sulut bersama PT PLN (Foto Meikel Barta1.com)

PLN Jelaskan Progres dan Kendala Kelistrikan di Kepulauan Sangihe

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Terumbu Karang: Penjaga Kehidupan Laut dan Kepentingan Dunia 25 April 2026
  • Tragedi Lalu Lintas di Manado: Bayi 5 Bulan dan Penumpang Tewas, Dua Pengemudi Jadi Tersangka 24 April 2026
  • Dikda Sulut Diminta Turun ke SMAN 8 Manado, Bentuk Satgas Anti Pungli Jelang Kelulusan Siswa 24 April 2026
  • Manado Jadi Pusat Diplomasi Kelautan, Duta Besar CTI-CFF Bahas Ekonomi Biru Berkelanjutan 24 April 2026
  • Kasus Bantuan Bencana Gunung Ruang: GERAK Amati Surat Rekomendasi 6 Toko Bangunan 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In