Manado, Barta1.com – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Manado (Polimdo) memberikan pemahaman terkait pengelolaan keuangan bagi komisi pengawas perbendaharaan GMIM.
Bertempat di Jemaat GMIM Kanaan Asabri Tetempangan Kalawat IV, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (24/06/2023). Tim pelaksana, Jeffry O. Rengku dan Stevie Kaligis. Beserta tim pengabdian PKM Polimdo, yakni Andreas Randy Wangarry, Dra Anneke Marie Kaunang, Detty Limpeleh SE MSi, Dr Kiet Tumiwa, Jolly Turangan, Yelly Paendong, Loula Luzy Walangitan, Joseph N. Tangon, Selvy J. Nangoy, Novi Kasenda dan Maykel Tampenawas memberikan materi tentang pengawasan pembendaharaan di aras Jemaat, pelatihan model pengawasan terhadap KPPJ, dan pendampingan penyusunan laporan hasil pengawasan KPPJ.
Menyambut kegiatan tersebut, ketua Jemaat BPMJ GMIM Kanaan, Pdt Janny F.M Tewu MTh, mengatakan kegiatan ini memberikan pencerahan terhadap kami tentang pengelolaan keuangan dan pengawasan perbendaharaan.
“Bersyukur, adanya tim PKM Polimdo yang melakukan sosialisasi ke Jemaat kami. Dimana sebelumnya, Jemaat kami belum pernah dilakukan sosialisasi, sehingga praktek yang dilakukan belum sesuai dengan tata Gereja, terutama terkait sentralisasi persembahan yang harus disetor kepada bendahara Jemaat, dan model pengawasan yang belum mengikuti mekanisme sesuai dengan standar pengawasan Gereja,” tuturnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, kata Tewu, kiranya Jemaat GMIM Kanaan bisa memahami secara luas terkait model pengawasan pengelolaan keuangan. “Kegiatan ini juga, direspon baik oleh seluruh jemaat GMIM Kanaan,” singkatnya.
Diketahui, yang menjadi peserta dalam sosialisasi tersebut, yakni BPMJ GMIM Kanaan, seperti ketua Pdt Janny F. M Tewu MTh, sekretaris pnt Endra Tiranda, Bendahara Diaken Prasetya.
Kemudian, ada KPPJ, diantaranya Hans Weol dan Adolfine Malonda. Berikutnya, ada pelayanan khusus (Pelsus) Kolom 1 hingga 14. Selanjutnya, ada perwakilan UPK Kolom, BIPRA Jemaat, lansia dan komisi kerja.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post