• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Wawan Parasana, Antara Menjual Cendol dan Lukisan

by Agustinus Hari
29 April 2023
in News
0
Wawan Parasana, Antara Menjual Cendol dan Lukisan

Wawan Parasana saat sedang melukis mural di dinding café. (foto: dok pribadi)

0
SHARES
218
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Menengok kembali kisah perjuangan Wawan Parasana. Seorang penjual cendol yang bertahan hidup di tengah hantaman pandemi Covid-19. Selain berjualan cendol dan sate suntung di pinggiran jalanan, Parasana juga menambah pundi-pundi kebutuhan hidup hingga saat ini dengan keahliannya sebagai seorang pelukis.

“Selain berjualan cendol dan sate suntung, kesibukan saya adalah melukis. Alhamdulillah banyak yang menggunakan keahlian saya, untuk melukis dinding cafe, rumah, restoran, dan sekolah. Hasil lukisan itu, sering disebut kebanyakan orang dengan mural,” ungkap Parasana kepada Barta1.com, Jumat (28/4/2023).

Bukan itu saja, dirinya juga pernah mengikuti perlombaan mural di iven Manado Fiesta, dan mendapatkan peringkat ke 3 dengan karya berjudul: Hidup Bersama Harus Dijaga.

“Jika ditanya awal menjadi seorang pelukis. Iya mungkin ini, sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, yang suka dengan mewarnai. Begitupun, ketika duduk di bangku SMP. Saya sudah memulai mendalami kesenian, berupa melukis objek dan kaligrafi,” tuturnya.

Akan tetapi, ada yang lebih mendorong Parasana mendalami dunia lukis ini. Ya itu, ketika melukis perdana di rumah gurunya. Dan hasilnya, disukai banyak orang. Setiap melukis pasti ada keuntungannya. Bukan dilihat dari materinya saja, melainkan bagaimana setiap orang menyukai karya kita.

Sebenarnya, menurut Parasana, setiap orang bisa menjadi pelukis jika mereka serius dan betul-betul tekun mendalaminya. “Kebanyakan orang menyebut pekerja mural adalah mereka yang memiliki bakat alami. Namun, menurut saya bukan itu saja. Tetapi, ketekunan dan keseriusan dalam mendalaminya yang terpenting,” terangnya. “Setiap pekerjaan pasti ada tantangannya. Bagi saya, semakin sulit sebuah mural, maka mendorong saya lebih menyukai sebuah tantangan,” pungkasnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: lukisanmelukispenjual cendolWawan Parasana
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Beraktivitas di Alam Memberikan Ketenangan Jiwa

Beraktivitas di Alam Memberikan Ketenangan Jiwa

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Asisten Rumah Tangga Kini Bisa Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Berkat Perjuangan Felly Runtuwene dkk 23 Juni 2026
  • Gratis 40 hari! Nasdem Bitung Gelar Nobar World Cup 2026 di Pusat Kota 23 Juni 2026
  • Plt Bupati Sitaro Lakukan Audiensi dengan Kemendagri Bahas Produk Hukum Daerah 22 Juni 2026
  • Louis Schramm Soroti SPMB 2026, Ingatkan Kesempatan Putra Daerah Jangan Tergerus 22 Juni 2026
  • Mengabdi ke Masyarakat, 5 Akademisi Perempuan Unima Turun Gunung Menuju Tapal Batas Indonesia 22 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In