Manado, Barta1.com – Sebanyak 49 peserta mengikuti pelatihan Bridge Masuk Sekolah (BMS) di Kota Manado yang berlangsung di ItCenter Lantai 5, Rabu-Sabtu (8-11/3/2023).
Narasumber, guru dan pelatih cabang olahraga bridge, Chris Hombokau mengatakan kegiatan BMS tahap 1 di Kota Manado ini dibatasi, hanya mengambil perwakilan dari 5 SD dan 5 SMP di Kota Manado. “Peserta yang mengikuti BMS ini terlihat antusias dan bersemangat pada pelatihan pertama,” ujarnya.
Menurutnya, BMS ini tujuannya membantu sekolah dalam membentuk klub olahraga bridge di sekolah, meningkatkan kecerdasan (IQ, EQ, SQ) peserta didik dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM), yang handal melalui permainan olahraga bridge.
Kemudian, membantuk tim bridge sekolah yang handal untuk mengikuti berbagai kejuaraan bridge tingkat kota, provinsi dan nasional. “Bukan itu saja, BMS juga meningkatkan jumlah atlit bridge di Kota Manado, khususunya melalui dunia pendidikan tingkatan SD dan SMP,” jelasnya.
Untuk itu, dirinya berharap peserta pelatihan BMS ini bisa terus berkelanjutan untuk membentuk klub olahraga bridge sekolah.
Dosen Politeknik Negeri Manado ini membeberkan hasil pelatihan hingga kompetisi BMS tahap 1, diantaranya Khalifa Setiawan-Mikha Cindy Mamahit (SDN 36 Manado) dengan 51 poin, Christian Elim-Renzi Balobahani (SMP Fr Don Bosco Manado) dengan 48 poin, Carol Dumais-Ravael Mintalangi (SD GMIM 54 Lapangan Manado) 45 poin.
“Pelatihan BMS tahap 1 ini dibuka secara resmi oleh ibu Triana, selalu Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado. Ditandai dengan praktek permainan mini bridge bersama perwakilan guru dan murid SD dan SMP yang disaksikan langsung oleh pimpinan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado,” pungkas Hombokau.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post