Sangihe, Barta1.com – Rencana Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melakukan peralihan dari TV analog ke TV digital masih menemui kendala di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dukungan fasilitas penunjang diantaranya jaringan telekomunikasi dan ketersediaan pasokan listrik hingga ke tingkat Kampung Kelurahan merupakan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.
Kepala Dinas Kominfo Sangihe Zifriet Harikatang mengatakan rencana peralihan TV analog ke TV digital harus dibarengi dengan kesiapan sarana pra sarana penunjang.
“ Ya memang untuk peralihan siaran TV analog berbayar ke siaran TV digital ini program yang sangat baik tetapi kita di sini masih ada pekerjaan-pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, beberapa kampung sampai hari ini tidak memiliki signal yang baik, dukungan kelistrikan juga penting. “ kata Harikatang.
Berada wilayah perbatasan Sangihe dengan karakteristik wilayah Kepulauan dan perbukitan tentunya ini kesulitan yang dialami jika memang benar-benar harus beralih ke TV digital. “Perlu ada kesiapan dalam pemenuhan berbagai fasilitas agar masyarakat mendapatkan layanan TV digital ini,” imbuhnya.
Terpisah akademisi Nusa Utara Frans Guber Ijong mengatakan peralihan dari TV analog ke TV digital akan memberi kontribusi terhadap pengembangan kreativitas masyarakat terutama dilingkungan Kampus.
“ Ya, saya kira perkembangan dari TV analog ke TV digital ini sangat bagus dan kedepan tentunya akan berkontribusi terhadap pengembangan kreativitas anak-anak didik, terlebih masyarakat dalam memanfaatkan TV digital ini. “ kata mantan direktur Politeknik Negeri Nusa Utara ini.
Lanjut dia peralihan dari TV analog ke TV digital memberikan banyak keuntungan terutama untuk edukasi di bidang Akademis. “tentu akan sangat membantu bagi dunia edukasi di daerah kepulauan, sebab terjangkau dengan kualitas jaringan yang baik nantinya,” ungkapnya.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post