Sitaro, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bersama PT PLN (Persero) baru-baru telah menyepakati langkah strategis untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Siau. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi yang stabil sebagai katalis utama penggerak roda ekonomi dan pelayanan publik di wilayah berjuluk “Bumi Karangetang-Mandolokang-Kolokolo” tersebut.
Dalam pertemuan antara Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, dengan manajemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau, fokus utama diarahkan pada rencana penambahan unit mesin pembangkit baru. Langkah ini diambil guna meningkatkan kapasitas daya pasok serta mempercepat pemeliharaan infrastruktur jaringan distribusi yang menjadi urat nadi penyaluran energi di wilayah kepulauan.
Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, menegaskan bahwa ketersediaan daya listrik merupakan pondasi vital bagi pembangunan daerah, terutama dalam menunjang sektor perikanan dan pariwisata yang menjadi unggulan.
“Ketersediaan listrik yang stabil bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan fondasi penting bagi pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di Sitaro,” ujar Chyntia.
Lebih lanjut, Chyntia menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan penuh terkait koordinasi lintas sektor dan penyediaan fasilitas pendukung di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh proses operasional dan pengembangan infrastruktur energi oleh PLN dapat berjalan tanpa kendala teknis maupun administratif demi kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menjelaskan bahwa penguatan sistem di Siau menjadi prioritas untuk mewujudkan energi berkeadilan. Ia mencatat adanya tren peningkatan konsumsi listrik seiring pertumbuhan ekonomi daerah yang menuntut sistem kelistrikan yang lebih tangguh.
“Kami menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi di Pulau Siau terus meningkat, sehingga diperlukan penguatan sistem melalui penambahan kapasitas mesin dan optimasi jaringan distribusi,” ungkap Usman. Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi stimulus bagi PLN untuk menjaga kualitas layanan di wilayah garda terdepan nusantara agar tetap berkelanjutan.
Dari sisi teknis, Manager PLN ULP Siau, Fendi A. Rare’a, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah memacu program pemeliharaan preventif guna menjaga reserve margin atau cadangan daya tetap berada pada posisi aman.
“Penambahan mesin pembangkit menjadi agenda strategis kami untuk meningkatkan cadangan daya di Pulau Siau. Seluruh personel lapangan kami siagakan 24 jam untuk memastikan proses pemulihan cepat jika terjadi gangguan,” jelas Fendi.
Sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan dalam penyediaan energi yang stabil dan berkualitas. Dengan sistem kelistrikan yang memiliki keandalan tinggi, Kabupaten Sitaro optimis dapat mempercepat akselerasi pembangunan serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui stabilitas pasokan listrik yang mumpuni. (**)
Editor: Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post