• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Rumah dan Tempat Ibadah Penduduk Suku Sangihe di Sarangani Rusak Dihantam Badai

by Redaksi Barta1
9 April 2022
in News
0
Foto : Rumah warga suku Sangihe yang terkena musibah sore tadi di Laensasi, Glan Sarangani (Dok. Istimewa)

Foto : Rumah warga suku Sangihe yang terkena musibah sore tadi di Laensasi, Glan Sarangani (Dok. Istimewa)

0
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Sedikitnya 5 rumah dan 1 tempat ibadah penduduk suku Sangihe yang tinggal di Provinsi Sarangani, Kota Madya Glan, khususnya di wilayah Laensasi Filipina Selatan rusak dihantam badai pada pukul 04.00 sore, Sabtu (9/4/2022) waktu setempat.

Berdasarkan informasi yang diterima saat ini warga yang rumahnya rusak, untuk sementara menginap di rumah penduduk lainnya yang tidak terkena bencana. Hal ini disampaikan Samy Macpal, seorang tenaga pengajar yang diperbantukan KJRI di Davao untuk mengajar Bahasa Indonesia kepada anak-anak Indonesia di Filipina.

Dirinya menuturkan akan melaporkan kejadian tersebut ke Konsulat Jenderal Perwakilan RI di Davao City. “biasanya kalau ada masalah seperti ini kita lapor ke Konsulat Perwakilan RI di Davao City nanti segera mereka yang menanganinya ada bantuan-bantuan dari mereka pemerintah kita,” Ujar Samy.

Samy juga meminta doa dari saudara-saudara yang ada di Indonesia khususnya di Sangihe sebab kata dia yang terkena musibah adalah orang-orang Sangihe yang sudah menetap tinggal di sana.

“Mereka adalah orang Indonesia, tolong sampaikan informasi ini, sebab yang terkena musibah adalah warga kita orang Sangihe,” Kata Samy yang saat ini menetap di Filipina.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: badaiKJRISamy MacpalSarangani Filipina SelatanSuku Sangihe
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Rapat pembahasan penanganan pandemi Covid-19

Omicron Merebak Cepat, Pelajar Talaud Sekolah dari Rumah Lagi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Prodi Jalan dan Jembatan Teknik Sipil Polimdo Raih Akreditasi Unggul, Ir Rio P Lonan : Hasil Kerja Keras Kolektif 22 April 2026
  • Memasuki Setahun Mengabdi, Himaju Akuntansi Polimdo Mendidik Anak Putus sekolah di Pasar Bersehati 22 April 2026
  • Golkar Manado Suksesi, Adolfien Wangania Mencuat 22 April 2026
  • Prodi Teknik Informatika Elektro Polimdo Raih Akreditasi Unggul, Marson: Mencerminkan Kualitas 21 April 2026
  • RELIGIUSITAS KRISTIANI DALAM PUISI “IJINKAN AKU MERINDUKAN-MU”, KARYA DONALD TOLOH 21 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In