Manado, Barta1.com – Angka kriminal di Februari 2022 mencapai seribuan masuk di Polresta Manado. Hal itu dikatakan Pdt Nietje Tuegeh Pinaria MTh pada khotbahnya ibadah Pemuda GMIM Viadolorosa Kairagi II Manado, Senin (14/03/2022).
“Saya bagian dari pengurus umat beragama di Kota Manado adapun pembahasan yang sering bahas yaitu kriminal, dan itu dilakukan anak-anak muda” ungkapnya dengan mengantarkan pembacaan Alkitab di Zakaria 12:1-14 bagi ke 62 anggota pemuda Viadolorosa dari Kolom 1 hingga 36.
“Jadi ada tugas torang, jika kita setia pada perintah ilahi torang juga terbeban dan termotivasi untuk menjaga lingkungan dimana kita tinggal. Berarti, jika kita di Viadolorosa mari menjaga kekompakan keamanan ini,” ucapnya.
Ia juga mencoba memberikan perumpamaan dengan mengatakan tidak mungkin wadah seperti ini, dimana adanya pemuda-pemudi Viadolorosa setelah beribadah kemudian melanjutkan aktivitas dengan berpesta minuman keras, kemudian melakukan keributan dan diangkat mobil yang saling berbalik belakang. “Saya yakin yang datang pada hari ini tidak akan melakukan hal tersebut. Tetapi, mari kita semua menjadi media untuk teman-teman yang pada kesempatan ini belum aktif,” jelasnya.
“Kriminal banyak masanya. Di Kecamatan Mapanget sering terjadi seperti kasus perselingkuhan, dan berhubungan diluar nikah usia dini. Ini sangat disayangkan, jika itu dibuat berarti semasa muda ini tidak dinikmati secara betul. Masa-muda itu sekali tidak berbalik, makanya isi dengan hal-hal yang baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, jika semua yang hadir mampu menjaga pergaulan, integritas dengan lebih menggali firman Tuhan maka tidak akan pernah jatuh. “Kita akan terus tanggu sebagai pemuda-pemudi gereja yang membanggakan, dan menjadi aset. Dan, oleh sebab itu Zakaria 12:1-14 bertemakan meratap tanda pertobatan. Meratap tandanya menyesali dosa dalam rangka perubahan tranformasi pertobatan. Bukan hanya, di pagari dengan gedung gereja ini, tetapi kita benar-benar diubahkan menjadi pribadi-pribadi yang menjadikan Tuhan penyalur perkataanya sebagai pembawa terang. Kirannya, pesan firman ini akan membawa kita di Minggu sengsara kedua ini untuk menjadi zakaria-zakaria masa kini,” cetusnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pemuda GMIM Viadolorosa Kairagi II Manado, Pnt Renaldy Julian Kapong mengingatkan rekan-rekannya untuk lebih berhati-hati dalam pergaulan. “Saya tidak melarang teman-teman bergaul. Namun, sebaiknya perhatikan secara baik-baik lingkungan pergaulan agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
“Berhati-hati memilih pergaulan untuk kebaikan bersama. Jika sudah ada hal-hal dianggap tidak baik kiranya pergaulannya agak dibatasi,” ajaknya sembari menceritakan kasus kejadian sehari yang terjadi penikaman di Kota Bitung dan Manado.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post