• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

PGI Kecam Kekerasan Nakes di Kiwirok Papua

by Ady Putong
18 September 2021
in Nasional, News
0
PGI Ungkap Fakta Gereja Terbakar di Mamasa Sulbar
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com — Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam keras peristiwa kekerasan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata pada tanggal 13 September 2021. Pelaku membakar Puskesmas, menyandera serta menyiksa beberapa perempuan petugas kesehatan di Puskesmas Kiwirok.

Penyiksaan dengan tindakan asusila terhadap tenaga kesehatan bahkan mengakibatkan 1 orang nakes meninggal dunia adalah tindakan yang merusak karya ciptaan Allah.

“Kami sangat prihatin, sedih dan turut berbelarasa bersama semua nakes yang menjadi korban penyiksaan dan berdukacita dengan semua keluarga korban. Perilaku kejam ini sungguh mencederai rasa kemanusiaan serta melanggar ketentuan-ketentuan internasional maupun nasional terkait perlindungan tenaga kesehatan,” ujar Humas PGI, Philip Arta Situmorang, Minggu (18/09/2021)

“Hal mana tertuang dalam Konvesi Jenewa, Palang Merah Internasional, maupun ratifikasinya dalam tata perundangan Republik Indonesia,” tambah dia.

Philip melanjutkan, PGI tak henti-hentinya mendorong semua pihak menghentikan penggunaan kekerasan dan mengedepankan dialog yang berbudaya dan bermartabat dalam penyelesaian berbagai masalah sosial-politik di Papua.

“Menyikapi kasus penyiksaan dan pembunuhan nakes ini, PGI berharap pihak berwajib dapat segera mengungkapkan kasus ini dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku,” katanya. (**)

Editor: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: PapuaPGI
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Ketua Dharma Wanita Persatuan BNN Sulut Monica Satriawan. (foto: BNN Sulut)

Monica Satriawan: Ayo Menyesuaikan Demi Kesehatan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Cindy Wurangian Soroti Program Revitalisasi Sekolah di Sulut, Minta Realisasi Dikawal Ketat 12 Mei 2026
  • Krisis Kekurangan Guru di Sulut Disorot DPRD, Louis Schramm Dorong Solusi yang Lebih Adil 12 Mei 2026
  • Sosialiasi Status Lahan Pesisir Wangurer, Warga Harap Pemerintah Pertimbangkan Aspek Kemanusiaan 12 Mei 2026
  • Komisi IV DPRD Sulut Soroti Banyaknya Kepala Sekolah Berstatus PLT 12 Mei 2026
  • Donald Sambuaga Terpilih Ketua FPTI Manado Periode 2026–2030: Jabatan Adalah Amanah Bersama 12 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In