Siapa yang menyangka, Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong SE secepat ini berpulang. Sosok bersahaja itu menghembuskan nafas terakhir dalam penerbangan dari Bali menuju Manado transit Makassar, menggunakan Lion Air JT-740.
Dalam agendanya di Bali, Sekretaris Derah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Harry Wolff mengatakan, almarhum mengikuti Workshop Fenomena Klasik Disharmonisasi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Kuta Bali, dari tanggal 6 hingga 9 Juni 2021.
“Beliau mengikuti agenda asosiasi Wakil Bupati yang dilaksanakan di Bali dan hari Rabu itu rencananya akan balik ke Tahuna lewat Pesawat Lion Air dan transit di Makassar. Dalam dalam perjalanan itu beliau mengalami ini,” kata Sekda Wolff.
Lebih lanjut Wolff mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat berduka terkait kepulangan Wakil Bupati, Helmud Hontong, SE. Dalam penilaiannya almarhum adalah sosok yang yang dekat dengan rakyat.
“Beliau selama ini adalah sosok yang merakyat dan selalu membawa diri dekat dengan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sehingga memang masyarakat dan kami dari unsur pemerintahan betul betul sangat kehilangan sosok yang bersahaja ini,” ungkapnya.
Beberapa bulan sebelumnya, almarhum sempat menyatakan sikap ke Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI terkait permohonan pembatalan izin operasi pertambangan PT. Tambang Mas Sangihe di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Karena itu koalisi Save Sangihe Island merasa sangat kehilangan sosok sederhana yang berjuang dalam keterbatasan kapasitasnya.
Saat melayat jenazah almarhum koalisi Save Sangihe Island melalui Jull Takaliuang mengatakan Embo Helmud (sapaan akrab almarhum) telah menunjukan sikap kecintaan terhadap tanah airnya dengan menolak PT. Tambang Mas Sangihe beroperasi di Pulau Sangihe.
“Sebelumnya dengan kami tak pernah kami bertemu ataupun kami mendesaknya menyurati menteri. Beliau menyurati kementerian atas inisiatifnya sendiri. Sebab mungkin dia melihat betapa perjuangan koalisi Save Sangihe Island ini berat,” ungkap Jull.
Di depan jenazah almarhum Jull berjanji akan meneruskan cita-cita perjuangan yang sudah diletakan oleh almarhum. Save Sangihe Island menurutnya tak akan pernah mundur dalam menghadapi cengkraman perusahaan tambang yang mau merusak pulau Sangihe.
“Dalam keterbatasan kewenangannya dia menunjukan kesejatian cintanya kepada pulau ini. mungkin banyak orang menertawakan surat itu tetapi bagi kami itu adalah penyemangat supaya kami tak akan pernah mundur.Kami berjanji SSI akan melanjutkan perjuangan embo,” kata Takaliuang yang tak mampu membendung air matanya.
Sekretaris Daerah Sangihe, Harry Wolff juga membenarkan terkait adanya surat yang dilayangkan oleh almarhum Wakil Bupati Kepulauan Sangihe. Kata Sekda kapasitas yang dilakukan oleh almarhum waktu itu barangkali sebagai permohonan pribadi. “surat itu tanpa kop daerah, jadi itu surat pribadi,” singkatnya.
Adapun surat tersebut tertanggal 28 april 2021 ditujukan kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI, dengan perihal permohonan pertimbangan pembatalan izin operasi PT. Tambang Mas Sangihe di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (*)
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post