Manado, Barta1.com — Semakin banyak warga Sulawesi Utara yang divaksin menjadi upaya strategis menanggulangi sebaran Covid-19. Pemerintah daerah pun terus menggencarkan pemberian vaksin, kendati harus melawan ketakutan warga, khususnya dari kalangan lanjut usia atau lansia.
“Kalau stok vaksin cukup, yang harus dilakukan adalah pendekatan khusus karena banyak lansia yang takut divaksin,” sebut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, baru-baru di Manado.
Untuk warga Lansia sendiri, Pemerintah Sulawesi Utara menargetkan sejumlah 172.736 orang bisa divaksin. Agar tak dihambat ketakutan, petugas kesehatan sampai jemput bola ke rumah-rumah ibadah untuk melakukan pemberian vaksin.
Hingga 24 Mei 2021, tercatat 389,497 warga Sulawesi Utara telah diberi vaksin tahap I dan II. Mereka terbagi pada lansia, petugas publik dan sumber daya kesehatan. Dalam jumlah tersebut, sebagaimana lansiran corona.sulutprov.go.id, vaksin yang terdistribusi dari jenis Zinovac dan Astra Zeneca.
Marlin (40-an), warga Manado, menyatakan usai divaksin dua tahap pada Maret 2021 lalu, dirinya merasa semakin aman, leluasa dan percaya diri melakukan beraktivitas.
“Hanya saja tetap menjaga Prokes karena ancaman Covid-19 masih mengintai di Manado yang jumlah angka kasus aktifnya paling signifikan dibanding daerah lain di Sulut,” cetus dia. (*)
Editor: Ferdinand L. Putong


Discussion about this post