Manado, Barta1.com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Sulut Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Manado, Kamis (25/2/2021). Mereka berunjuk rasa karena dipicu pembatasan waktu di tempat keramaian. Setelah satu jam menggelar aksi menggunakan alat musik full band, beberapa perwakilan dipanggil Pemkot Manado untuk melakukan mediasi.
Salah satu musisi yang berunjuk rasa, Jack Lawalata mengatakan, para musisi berharap pada Pemkot Manado segera melonggarkan jam malam di cafe-cafe. Namun tetap harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. “Cafe tempat kami menggantungkan nasib, kalau jam delapan cafe sudah tutup kami mau manggung dimana lagi untuk mendapatkan uang,” ujarnya.
Mereka mediasi dengan Asisten Bidang Pemerintah Pemkot Manado, Hery Saptono. “Kami selaku pemerintah menerima aspirisi ini dan akan segera melakukan evaluasi bersama tim Gugus Tugas. Nanti akan dijadwalkan rapat,” papar Saptono.
Ia juga menambahakan, akhir Januari 2021 telah dilakasankan rapat Forkopimda, dan Gugus Tugas yang menugaskan Dinas Jesahatan untuk membuat zonasi berdasarkan kecamatan. “Dinkes membuat zonasi sesuai kecamatan,” tandasnya.
Aksi yang dinamakan ‘Solidaritas Pekerja Terdampak Pembatasan Jam Malam’ ini berakhir aman dengan pengawalan aparat kepolisian.
Peliput : Randy Dilo


Discussion about this post