Talaud, Barta1.com – Sejumlah pemuda merayakan valentine day dengan menggelar misi lingkungan hidup di kawasan Gunung Piapi. Tak seperti pada pada umumnya, kali ini lima orang pendaki perempuan merayakan valentine day dengan cara yang berbeda.
Tak ada pemecahan balon dan tukar kado, mereka justru mendaki Gunung Piapi untuk melakukan aksi peduli lingkungan. Lima pendaki perempuan ini melakukan aksi angkat sampah plastik dan menanam pohon di kawasan gunung piapi.
Ningsi Maariwuth, salah satu pendaki, menerangkan bahwa tujuan mereka mendaki bukan untuk berpesta dalam rangka valentine day melainkan menggelar aksi peduli lingkungan.
“Kami melakukan hal ini untuk mengajak para muda-mudi khususnya kaum perempuan agar bisa menjadi bagian dalam menjaga kebersihan dan menjaga ekosistem alam sebagai wujud kasih sayang terhadap sesama karena kegiatan ini sarat dengan nilai positif seperti halnya menjaga kelestarian sumber air dan lainnya,” ujar Maariwuth, Minggu (14/2/2020).
Senada dengan itu, Amy Timporok mengatakan hal ini dilakukan agar para muda-mudi tidak lagi terjebak dalam euforia valentine day tetapi bisa berbagi kasih sayang dengan sesama dalam menjaga keberlangsungan hidup seperti halnya menjaga kebersihan lingkungan hidup.
“Kebanyakan muda-mudi merayakan valentine day dengan hal-hal yang identik dengan romantisme ala sinetron. Kami ingin menyampaikan pesan kemanusian kepada teman-teman lewat aksi peduli lingkungan agar nilai kasih sayang benar-benar dirasakan oleh alam sekitar dan generasi selanjutnya,” ungkap Timporok.
Di lain sisi, Yuratni Maniara pemuda yang aktif pada kegiatan kerohanian ini mengungkapkan, menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari ibadah. “Menjaga kebersihan lingkungan dan menanam pohon adalah ibadah. mengapa? karena kita sudah melakukan hal yang positif, hal yang berguna bagi banyak orang, bagi anak dan cucu kita,” tutur Maniara.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post