Sangihe, Barta1.com – Sebanyak 2.500 vial vaksin Covid-19 tiba di Bandara Naha Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Kamis (28/1/2021) kemarin. Vaksin jenis sinovac tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari pihak TNI dan Polri di daerah perbatasan Indonesia – Filipina.
Setibanya vaksin tersebut menandakan bahwa tahap pertama vaksinasi penangkalan pandemi Corona di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan segera dilaksanakan. Hal ini kemudian dijelaskan secara teknis oleh Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Sangihe, dr Jopy Thungari.
“2500 vial itu diperuntukan untuk pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Rencana akan dimulai hari Senin tanggal 1 Februari, sehingga kita akan diskusi dulu dengan Puskesmas-puskesmas,” kata dia.
Selanjutnya ungkapnya pelayanan vaksinasi akan dilaksanakan di Puskesmas masing-masing wilayah sesuai dengan domisili warga. Hal demikian dilakukan agar efektif dan efisien.
“Pelayanan vaksinasi ini akan dilaksanakan di Puskesmas-puskesmas. Nanti sehabis tenaga kesehatan ada yang lain lain akan dilayani sesuai domisili masing-masing. Supaya lebih efektif efisien. Nanti ada tahap dua TNI POLRI dan Tahap Tiga Masyarakat akan dilayani di wilayahnya Masing-masing,” ujar Thungari.
Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdaftar akan menerima vaksinasi sebanyak 1227 orang. “Dimana untuk satu orang akan dua kali penyuntikan. Dari suntikan pertama, 14 hari kemudian akan disuntik kembali,” katanya.
Sementara itu untuk data Covid-19 saat ini di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sudah mencapai 224 kasus, dimana angka kesembuhan masih cukup tinggi yaitu 178 orang, dan 40 orang pasien masih menjalani isolasi dan perawatan. Sedangkan kasus kematian masih tetap berjumlah 6 orang,
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post