Manado, Barta1.com – Duka mendalam dirasakan masyarakat Kota Manado atas meninggalkan para korban saat bencana banjir dan tanah longsor, Minggu (16/1/2021).
Tim SAR Gabungan Manado pun masih berjibaku mengevakuasi korban banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Pada pukul 02.00 WITA seluruh tim SAR Gabungan berakhir siaga dikarenakan beberapa titik lokasi yang membutuhkan evakuasi masyarakat terjebak banjir.
Tim yang terlibat seperti, Basarnas, TNI, polisi, BPBD, PMI, Rapi dan potensi sar lainnya. Lokasi terdampak banjir yakni Ternate Tanjung, Komo Luar, Mahawu, Lorong Pemadam, Bailang, Mahakam, Pall 4. Seluruh titik lokasi saat ini air sudah mengalami penyusutan sehingga masyarakat telah merasa aman.
Dan pukul 06.00 WITA, seluruh tim melanjutkan pencarian korban yang tertimbun reruntuhan talud disertai matrial bangunan, sehingga memerlukan alat berat untuk pencarian korban.
“Semalam juga telah dilaksanakan pencarian mengingat posisi dilokasi masih hujan sehingga pencarian dihentikan sejenak dikarenakan pada saat proses evakuasi menggunakan alat berat ada pergeseran tanah dari atas,’ kata Kepala Kantor Basarnas Manado.
Ia menyebutkan proses pencarian korban tanah longsor di Malalayang 1 namun tetap mewaspadai apabila ada longsor susulan di lokasi yang baru. “Dan seluruh laporan-laporan masuk semua akan kami tindaklanjuti dikarenakan menyangkut keselamatan jiwa manusia,” katanya.
Peliput : Agustinus Hari


Discussion about this post