Sitaro, Barta1.com — Pandemi Covid-19 berdampak terhadap sejumlah usaha, termasuk jasa perhotelan atau bisnis penginapan. Ini diungkapkan Oldin Kalangit, pemilik penginapan Little House di Kelurahan Tatahadeng Kecamatan Siau Timur yang mengaku adanya penurunan omzet mencapai 90 persen.
Biasanya penginapan Little House dengan 30 kamar ramai dipadati tamu yang menginap, ataupun instansi pemerintah dan swasta yang menggelar kegiatan. Tapi kondisi berbeda terjadi sejak mewabahnya Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
“Pendapatan mengalami penurunan hingga 90 persen. Ini berlangsung kurang lebih beberapa bulan,” ujar Kalangit, pada sejumlah awak media.
Sejauh ini, dikatakan Kalangit, tamu terbatas mereka yang memiliki kepentingan tugas kedinasan. Baik itu tamu dari kalangan pemerintah daerah, instansi lainnya atau pihak-pihak yang berkaitan dengan upaya percepatan penanganan Covid-19.
“Misalnya pegawai dari Tagulandang, yakni petugas yang akan mengantar bantuan ataupun mereka yang berhubungan dengan penanganan Virus Corona,” kata dia.
Meskipun begitu, dia memastikan tetap mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Sitaro. Layanan hanya menerima tamu yang dilengkapi dokumen resmi ata berdasarkan rekomendasi dari pemerintah setempat.
“Kalau ada tamu, yang pertama kami cek notifikasi perjalanannya. Khusus tamu dari luar daerah, kami laporkan kepada pemerintah kecamatan. Apabila diberikan izin, tamu tersebut diterima untuk menginap. Yang pasti protokol kesehatan dikedepankan, mengukur suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” tukas dia.(*)
Penulis: Stenly Rein Mes Gaghunting


Discussion about this post