Manado, Barta1.com – Ibadah malam Natal tahun 2020 terpaksa diikuti anggota jemaat secara berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, anggota jemaat tak bisa hadir langsung di dalam gedung gereja.
Hal itu menyusul tingginya kasus Covid-19 di Kota Manado masih cukup tinggi dan berada di zona merah. Dan Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM telah mengirim surat imbauan ke gereja-gereja agar menggelar ibadah secara virtual.
Sekretaris Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Yarden Singkil Kampung Islam, Pnt Elisa Umar membenarkan hal tersebut. “Awalnya kami sudah menjadwalkan ibadah malam Natal dan ibadah Natal digelar tatap muka. Namun karena ada surat imbauan dari Sinode GMIM harus beribadah virtual,” kata Elisa, Kamis (24/12/2020).
Sesuai jadwal ibadah malam Natal 24 Desember 2020 dilaksanakan pukul 19.00 WITA dengan khadim Pdt Silvia Sumilat STh. “Ibadah di gedung gereja hanya diikuti majelis secara terbatas dan anggota jemaat di 22 Kolom secara live streaming facebook GMIM Yarden Singkil Kampung Islam,” ujarnya.
Begitu juga esok hari saat ibadah Hari Natal 25 Desember 2020 hanya sekali pukul 09.00 WITA yang dilayani Pdt Anneke Noja MTh. “Lalu ibadah Natal hari kedua 26 Desember 2020 digelar pukul 09.00 WITA dihadiri oleh BPMJ, Panitia HRG, orang tua dan saksi baptisan dipimpin Pdt Telma Awalla,” ujar Elisa lagi.
Sementara itu, Ketua BPMJ GMIM Yarden Singkil Kampung Islam, Pdt Cerry Mamusung STh berpesan kepada seluruh anggota jemaat untuk merayakan Natal ini bersama keluarga di rumah saja.
“Tidak boleh melakukan open house. Serta tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Tindakan ini sebagai tanggung jawab iman orang percaya. Kita diajak untuk mematuhi segala aturan dan imbauan baik gereja maupun pemerintah untuk mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19,” ujar Cerry.
Peliput : Randy Dilo


Discussion about this post