Manado, Barta1.com – Peningkatan sinergitas vokasi di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) diseriusi. Dimana tahun depan 2021, penyusunan kurikulum Polimdo sudah melibatkan dunia industri yang ada di Sulut.
Hal itu dibenarkan Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Perencanaan Polimdo, Tony Alalinti, di Ruangan Kerjanya, Senin (30/11/2020).
Menurutnya, program sinergitas pendidikan vokasi ini digagas langsung Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ini merupakan hal yang baik, bagi mahasiswa Polimdo yang akan menjalankan kurikulum sesuai dengan apa yang akan dibutuhkan Industri.
“Bagi lulusan Sekolah Menegah Keatas (SMK) ketika lulus dari bangku pendidikan bisa langsung ke Polimdo. Ada perbedaan metode pembelajaran antara penguruan tinggi dan pendidikan vokasi dan Polimdo saat ini pada tahap penyusunan kurikulum pendidikan vokasi,” ungkap Alalinti.
Ia berharap tahapan penyusunan sinergitas pendidikan Vokasi bisa berjalan dengan baik, dimana ada keterlibatan dari Polimdo, Dinas Pendidikan Provinsi Sulut dan Forum Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).
Dengan mengetahui, apa yang menjadi kebutuhan dan kemauan industri, pihak Polimdo mengajak untuk menyusun kurikulum. Tujuannya, agar setiap kemampuan Mahasiswa yang nantinya akan diserap bisa diketahui, sesuai dengan kemampuan bidangnya masing-masing.
Pendidikan vokasi juga bisa dinilai bisa mengurangi pengangguran lulusan-lulusan Polimdo itu sendiri. Dimana setiap lulusan bisa diserap ketika mereka turun magang disetiap industri yang ada. “Kita ketahui bersama industri di Sulut itu banyak industri makin banyak masuk,” ucapnya sambil tersenyum.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post