Sangihe, barta1.com – Salah satu pemerhati wisata yang berkecimpung di dunia pariwisata Sulawesi Utara, Robin Bengke, mengutarakan, meskipun di tengah terpaan pandemi global Covid-19 promosi wisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe jangan dihentikan.
Dirinya mengatakan dengan terus mempromosikan maka dampaknya akan sangat besar selesai pandemi ini. “Kita percaya bahwa pandemi akan berakhir. Oleh karena itu siapapun atau Dinas Pariwisata perlu terus mempromosikan keindahan daerah ini. Pasti hasilnya akan sangat luar biasa sesudah ini,” ucap Bengke, Sabtu (21/11/2020).
Sebelumnya Robin Bengke merupakan salah satu narasumber saat membawakan materi dengan judul Pembangunan Homestay di Kabupaten Kepulauan Sangihe Menunjang Wisata Pedesaan, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Sangihe.
Pada kesempatan itu Bengke menjelaskan tentang apa itu Home stay, persyaratan standar home stay, homestay dan wisata pedesaan, aktifitas di homestay, atraksi di desa, dan potensi wisata di Sangihe dapat mendorong pembangunan homestay.
“Desa wisata adalah khawasan pedesaan yang menawarkan keseluruhan suasana yang mencerminkan keaslian desa, baik dari sosial ekonomi, budaya dan berbagai potensi unik desa yang telah dikembangkan menjadi komponen wisata seperti, pesona alam, kuliner khas desa, cinderamata, homestay, atraksi dan sebagainya,” ungkapnya.
Lanjut Bengke, bahwa dengan adanya virus ini membuat para wisatawan tidak bisa berkunjung, oleh karena itu menurutnya dalam situasi pandemi ini pelaku-pelaku wisata harus dapa berinovasi. Dengan usaha yang sungguh sungguh tentu akan timbul ide-ide inovasi-inovasi untuk pengembangan wisata.
“Untuk sementara kita boleh menjual ke lokal. Tentunya seperti tempat wisata yang sudah terkenal seperti kunjungan pegunungan atau air terjun kita promosikan lewat media sosial atau media jurnalistik, atau menjualnya lewat relasi, karena dalam dunia pariwisata kalau tidak ada promosi, maka dunia wisata tidak akan berkembang,” ujarnya.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post