Bitung, Barta1.com — PKPI boleh-boleh saja mengusung petahana Maximilian Jonas Lomban-Martin Daniel Tumbelaka di Pilwako Bitung. Namun trah mendiang Hanny Sondakh ambil opsi berbeda di helatan suksesi kali ini. Keluarga mantan Walikota Bitung yang notabene pernah membesarkan PKPI di Kota Cakalang kini mendukung pasangan calon (Paslon) PDIP, Maurits Mantiri dan Hengky Hondandar.
Hingga saat ini, periode 2019-2024, PKPI Kota Bitung masih diperhitungkan dikarenakan memiliki 5 Kursi di DPRD Bitung. Hanya saja diprediksi, masa militan PKPI tidak akan lepas dari pengaruh Almarhum Hanny Sondakh dan keluarganya pada Pilkada Bitung 2020. Saat tahapan pendaftaran Paslon Maurits Mantiri dan Hengky Honandar ke KPU Bitung, terlihat ada Ny Josephein Sondakh-Taroreh, istri mendiang Hanny Sondakh atau mantan first lady Kota Bitung, Jumat (05/09/2020) kemarin.
Pengamatan Barta1.com, Josephein menemani Paslon Maurits Mantiri dan Hengky Honandar sejak didoakan di kediaman Wakil Walikota Bitung, Manembo-nembo Atas hingga selesai pendaftaran di KPU Bitung.
“Saya rindu dengan suasana seperti ini, dan ingin mengingat nostalgia saat ini,” kata dia yang dilanjutkan Maurits Mantiri di depan media.
Lanjut Maurits, sangat berterimakasih kepada istri almarhum mantan walikota Bitung, Hanny Sondakh yang setia menemani hingga saat ini. Apalagi sebelumnya, Denny Sondakh kakak dari almarhum Hanny Sondakh sudah terlebih dahulu memberikan dukungannya pada pasangan calon Maurits Mantiri dan Hengky Honandar.
Terus bagaimana dengan Visi, berapa persen pemenangan dan kenapa memilih tanggal 5 mendaftar?
“Visi kami yang itu berbuat dengan apa yang masyarakat Kota Bitung keluhkan,” kata Hengky.
“Untuk kemenangan yang kami ingin capai yaitu, 50% dan itu sudah cukup untuk menang,” Ucap Maurits optimis.
“Kenapa kami memilih tanggal 5 untuk mendaftar ke KPU Bitung sebagai bakal calon, itu berarti kita adalah Pancasila, yang dimaksud adalah kita bergotong royong. Jika diperkenankan untuk terpilih, program utama kami salah satunya mendata secara detail kependudukan Kota Bitung, kemudian melihat mana yang sangat membutuhkan itu yang akan kita diberikan bantuan,” tuturnya.
Tidak lupa pula. Maurits memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Bitung yang sudah membuat jalan macet.
“Saya dan pak Hengky sudah memberikan arahan agar sebagian pendukung saja yang datang, tetapi pendukung yang berdatangan begitu banyak, itu menandakan mereka mau adanya pemimpin yang baru,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post