Manado, Barta1.com – Jika tak ada halangan berarti, Stadion Klabat Manado akan menjadi salah satu lokasi lanjutan Liga 2 Indonesia. Sebelumnya, kompetisi terhenti empat bulan lebih setelah adanya pandemi Covid-19.
Rencananya guliran liga akan berlangsung 17 Oktober hingga 5 Desember 2020. Beberapa pesaing Sulut United, seperti Persiba Balikpapan belakangan menyatakan mengundurkan diri bersaing sebagai tuan rumah.
Begitu juga dengan dua tim Kalimantan lainnya, Mitra Kukar dan Martapura FC. Sedangkan dua tim asal Papua, PSBS Biak dan Persewar Waropen kecil kemungkinan untuk menjadi tuan rumah.
Meski begitu, manajemen Sulut United tak jumawa dengan tanpa pesaing. “Semua keputusan ada di PT LIB. Kami pun belum bisa mastikan peluang untuk jadi host,” ujar Manajer Sulut United, Muhammad Ridho, Sabtu (15/8/2020).
Pada intinya, kata dia, Sulut United sudah sangat siap menjadi tuan rumah. “Kalau kami berani mengajukan diri, itu berarti kami siap,” katanya.
Artinya, Sulut United tinggal selangkah lagi akan menjadi tuan rumah. Segala persiapan terus dimatangkan, termasuk Stadion Klabat, akomodasi dan lain-lain. “Mohon dukungan doa masyarakat Sulut agar kami ditetapkan sebagai tuan rumah,” tambah Ridho.
Sebelumnya, ada lima klub yang ingin menjadi tuan rumah lanjutan Liga 2 2020. PSMS Medan, Badak Lampung, PSPS Riau, PSCS Cilacap, dan Sulut United.
Awalnya ada empat klub lainnya yang juga mengajukan diri menjadi tuan rumah. Empat klub itu adalah KS Tiga Naga, Kalteng Putra, Persijap Jepara, Persis Solo, dan Persiba Balikpapan. Dengan begitu, lokasi lanjutan Liga 2 akan dipusatkan di Pulau Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.
“Sudah ada beberapa klub yang memutuskan mundur dari tuan rumah Liga 2 2020. Jadi jadi tinggal lima klub itu yang masih ingin menjadi tuan rumah klub Liga 2 2020,” kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.
Nantinya PT LIB hanya akan memilih empat tuan rumah dari lima klub yang mengajukan diri. Artinya, akan ada satu klub yang tersingkir dari bursa pencalonan tuan rumah.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 24 klub Liga 2 dibagi ke dalam empat grup. Masing-masing grup diisi oleh enam klub.
PT LIB akan menetapkan tuan rumah masing-masing grup dalam drawing. Rencananya drawing akan digelar paling cepat pekan depan. “Lima klub (calon tuan rumah) itu nanti kami undi hari Selasa pekan depan. Kami rencananya akan melakukan virtual dengan klub Liga 2 dan sekaligus menggelar drawing untuk penentuan grup,” tutur Sudjarno.
“Nanti setelah babak grup dilanjutkan ke babak penyisihan yang kemungkinan akan digelar di Pulau Jawa. Itu masih dalam pembahasan,” ucapnya.
Rencananya Liga 2 2020 dilaksanakan mulai 17 Oktober sampai awal Desember. Namun semua itu masih bergantung dengan situasi Covid-19 ke depannya.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post