Manado, Barta1.com – Membantu warga Sangihe-Talaud dan Sitaro di Manado yang terdampak C 19 terus menjadi konsen organisasi Pemuda Nusa Utara (PNU) yang diketuai Dr. Hendrik Manossoh.
Organisasi pemuda yang berpusat di Manado ini dalam 2 bulan terakhir terus menyalurkan bantuan mereka di berbagai titik, mengingat memasuki situasi normal baru pasca pandemi Covid-19 ekonomi masyarakat masih terpuruk.
“Saat ini ruang gerak masyarakat untuk bekerja masih sangat terbatas. Maka diperlukan sikap dan upaya kemanusiaan untuk saling membantu, terutama soal kebutuhan pokok makan dan minum,” ujar Hendrik Manossoh kepada Barta1.com, Senin, (15/6/2020).
Ketua PNU yang kini menjabat Staf Khusus Gebernur Sulut itu mengatakan sudah ratusan paket bahan pokok yang tersalurkan dalam 2 bulan terakhir.
“Distribusi bantuan bahan pokok khususnya kepada masyarakat Sangihe Talaud Sitaro yang berdiaspora di Manado yang terdampak pandemi Covid-19 itu murni berasal dari upaya pengurus organisasi PNU, dan juga kerjasama dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Hingga Sabtu pekan lalu, kata dia, kembali disalurkan 200 paket bahan pokok di dua titik plus Kairagi, dan akan berlanjut pada pekan ini kepada warga di dua lokasi yaitu, Tumumpa Jati dan Bumi Nyiur.
“Masih banyak warga Nusa Utara di Manado yang belum tersentuh bantuan memasuki situasi new normal. Hal ini menjadi perhatian kami untuk ikut meringankan beban sesama warga kepulauan yang kini menetap di Manado,” ujarnya.
Kalau tidak ada kendala, Senin hari ini kami juga akan mendistribusikan bantuan selain di Tumumpa, juga akan dilakukan untuk titik Sario, Malalayang, Mapanget serta Bunaken Kepulauan.
“Distribusi akan dilakukan langsung oleh pengurus PNU Sulawesi Utara yang dibagi dalam beberapa tim,” ungkap Manossoh.
Peliput : Albert P Nalang


Discussion about this post