Semenjak 1960-an dramawan, penyair dan pendeta ini telah mengisi kilau dunia teater dan susastera Sulawesi Utara (Sulut). Ia menulis sekian banyak lakon untuk dipentaskan sebagai khotbah membuat karyanya popular di lingkungan gerejani.
“Suara Itu Datang Lagi” adalah sebuah lakon yang populer di Sulut, buah karya pengarang Epafras Raranta. Drama ini berisi kritik sosial yang sangat tajam menghatam kehidupan umat manusia modern yang abai dan kehilangan sisi filantropi.
Kekhasan drama-drama Epafras Raranta yang merujuk pada citraan nilai Kristiani membuat karyanya paling sering dipentaskan di lingkungan gereja. Ia termasuk angkatan pelopor kesusteraan modern di Sulawesi Utara.
Selain menulis drama, Raranta juga dikenal sebagai penyair dan musisi. Karya-karya puisinya bertebaran diberbagai media massa sejak kurun 1960-an. Puluhan karya dramanya ajek dipentaskan sejak 1970-an oleh sejumlah sanggar teater di Sulawesi Utara.
Ia juga aktif menyutradarai teater, membacakan puisi, menjadi pembicara pada berbagai forum sastra, budaya. Menjadi dewan juri pada festival teater dan baca puisi di Sulawesi Utara. Selain menciptakan lagu, ia juga mengaransemen sejumlah lagu untuk paduan suara.
Lahir di Bolaang Mongondow pada 24 August 1941. Kendati aktif di dunia sastra dan drama, ia mengaku, pekerjaan Pendeta adalah pekerjaan seumur hidupnya. Kini ia bertempat tinggal di Jalan Alvokat No 21, Winangun Satu Manado.
Pendidikan terakhir, Sarjana Teologi FakultasTeologi UKIT Tomohon Angkatan 1980. Panggilan Hidupnya adalah mengkomunikasikan perbuatan Tuhan lewat seni demi membangun pribadi, keluarga, dan masyarakat yangg sehat, damai dan sejahtera.
Hingga kini di tengah kesibukan pelayanannya selaku pendeta, ia tetap aktif menulis karya-karya sastra. Karya-karyanya yang telah diterbitkan: Tumatenden, sebuah drama tradisonal Minahasa diterbitkan penerbit Sarenade, 2012. Mata Elang, diterbitkan Penerbit Sarenade, 2015.
Kini 248 puisinya yang terangkum dalam Kitab Puisi sudah dalam persiapan penerbitan. Ia juga dalam persiapan penerbitan buku EPAFRAS HIGHLIGHT autobiografi, serta buku PELITA KAKI, kumpulan naskah drama rohani.
Selain di dunia sastra dan drama, ia juga membuat rekaman Album lagu Indonesia bergender dangdut, pop, dan rohani.
Penulis : Iverdixon Tinungki

Discussion about this post