Manado, Barta1.com – Di hari nan Fitri, mantan pengurus Senat/BEM, BPM, Himaju dan Biro-Biro Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan aksi kemanusiaan.
Berupa pembagian sembako kepada mahasiswa yang terdampak Covid-19, Minggu (24/05/2020).
Erick Kawatu, alumni FEB Unsrat, menuturkan target bantuan ini diberikan kepada mahasiswa yang indekos, tidak ada pendapatan lantaran tak punya pekerjaan sampingan, tidak mendapat kiriman dari orangtua mahasiswa. Kemudian mahasiswa dari luar Sulut maupun Kota Manado yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah (KTP luar Sulut/Manado).
“Tahap pertama sudah disalurkan kepada 50 mahasiswa yang kos di seputaran Kota Manado. Minggu depan akan dialokasi 200 paket untuk target mahasiswa yang sama,” kata Ketua KNPI Manado ini yang didampingi Deby Tamala selaku bendahara dan Ricky Wowor sebagai koordinator survei pembagian sembako mahasiswa.
Mantan Ketua Senat FEB Unsrat Manado, Andika Mongilala menambahkan demi alasan keamanan distribusi ke penerima langsung lewat pengambilan toko yang sudah bekerja sama dengan alumni FEB Unsrat. Mahasiswa penerima bantuan tinggal menunjukkan tanda pengenal dan toko itu dan kemudian dicocokkan dengan daftar yang telah diatur tanpa bertemu dengan tim.
“Pencarian dana rencananya akan ditutup pada 13 Juni 2020. Sementara distribusi dan evaluasi terakhirnya pada 20 Juni 2020. Apakah akan lanjut pembayaran kedua kepada penerima atau berhenti? Laporan keuangan akan diaudit oleh tim audit,” pungkas Andika yang dipercayakan alumni FEB Unsrat untuk memimpin rapat dan evaluasi kegiatan tersebut.
Sementara itu salah satu senior FEB Manado Unsrat, Assa Awondatu, mengajak kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19. “Rajin cuci tangan pakai sabun, pakai masker, physical distancing dan lainnya,” ucapnya.
Peliput : Albert P Nalang

Discussion about this post