• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Dengar Keluhan Mahasiswa Asal Talaud di Luar Daerah

by Ady Putong
1 Mei 2020
in Daerah, Edukasi, News
0
Dengar Keluhan Mahasiswa Asal Talaud di Luar Daerah

Marsellyna Senaen

0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com — Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Talaud yang tersebar di beberapa Universitas dan Perguruan tinggi di Sulawesi Utara membutuhkan sentuhan tangan pemerintah daerah. Pasalnya, hingga saat ini mereka masih berada di seputaran kampus dan belum bisa pulang ke kampung halaman akibat Pandemi Covid-19.

Kepada media ini, beberapa pimpinan organisasi mahasiswa Talaud bersuara agar pemerintah daerah memperhatikan serta memberikan bantuan kepada para mahasiswa tersebut. Marsellyna Senaen, Ketua Asosiasi Mahasiswa Talaud (AMTA) meminta agar Pemerintah Daerah bisa membantu mahasiswa yang masih berada di luar daerah.

“Kami berharap, Pemerintah daerah bisa memperhatikan para mahasiswa yang masih berada di Tondano, Manado dan beberapa wilayah lainnya,” ujar Senaen.

“Masih banyak jumlah mahasiswa talaud yang masih berada di manado, tondano dan beberapa wilayah perkuliahan lainnya, karena belum bisa pulang ke Talaud akibat pandemi covid-19,” sambung aktivis perempuan ini.

Senada dengan itu, Revol Tundu, salah satu pengurus organisasi Gerakan Mahasiswa Talaud (GMT) mengungkapkan, dalam situasi Pandemi Covid-19, dan berdasarkan imbauan pemerintah pusat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tetap diam di rumah, sangat patut di apresiasi karena menghindari membludaknya korban seperti yang terjadi di Amerika, Italia, Cina dan negara-negara lainnya.

Beberapa upaya pemerintah yang terbilang heroik dalam menyalurkan bantuan Sosial (bansos) terhadap masyarakat baik dari pusat, provinsi, dan daerah sangat diapresiasi.

Lanjutnya, situasi ini berdampak pula bagi para mahasiswa. Sebagian mahasiswa memilih untuk mengisolasi diri di kampung halaman, akan tetapi masih banyak mahasiswa yang memilih berdiam diri di kost-kosan, dengan alasan sinyal di kampung kurang menguntungkan dalam pelaksanaan kuliah online atau kuliah jarak jauh.

Dengan kondisi tersebut, dirinya meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud agar memperhatikan nasib para pelajar yang ada.

“Untuk itu, kami memohon bantuan dalam bentuk apapun kepada Pemprov dan Pemkab Talaud karena kami anak petani dan nelayan tidak bisa berbuat lebih selain mengharapkan bantuan di situasi sekarang ini,” ungkap Tundu. (*)

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: mahasiswa talaud
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Gubernur Optimis Pasien Sembuh Covid-19 Akan Meningkat

Gubernur Optimis Pasien Sembuh Covid-19 Akan Meningkat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Sukacita Iman di Tepi Pantai: Jemaat GMIM Kharisma Buha Rayakan Kenaikan Yesus Kristus dengan Kebersamaan 15 Mei 2026
  • Swakelola Revitalisasi Sekolah di Sulut Dipertanyakan, Febry : Sedikit Yang Gagal 14 Mei 2026
  • Kepala BPMP Sulut, Febry H. J Dien : Media Kini Jadi Pilar Pendidikan 14 Mei 2026
  • Politeknik Negeri Manado Gelar Bina Desa di Totabuan, Edukasi Bahaya Kelistrikan hingga Pemasangan PJU Tenaga Surya 13 Mei 2026
  • Sebanyak 15 Ribu Anak Tidak Bersekolah di Sulut 13 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In