• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Meski Berkurang, Daluga di Miangas Alternatif Makanan di Tengah Krisis Corona

by Agustinus Hari
30 Maret 2020
in Daerah
0
Meski Berkurang, Daluga di Miangas Alternatif Makanan di Tengah Krisis Corona

Daluga yang berada di daerah Tamako, Sangihe, juga menjadi konsumsi andalan masyarakat hingga saat ini. (foto: rendy/barta1)

0
SHARES
308
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Umbi lokal Daluga atau cyrtosperma merkussi akan jadi bahan pangan alternatif di tengah krisis saat Indonesia khususnya di Sangihe dan Talaud diterjang wabah virus Corona (Covid-19).

Jika daerah perbatasan dengan Filipina ini di lockdown dan warga kesulitan makanan, pilihannya adalah daluga. Ironisnya, makanan penunjang program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan ini di Kecamatan Miangas, sebagai daerah yang dulunya cukup banyak ditanam, sekarang malah makin berkurang.

Camat Miangas, Sepno Lantaa saat diwawancarai mengenai populasi daluga di Pulau Miangas mengatakan jumlah daluga kalau dibandingkan dengan lima tahun lalu sudah banyak berkurang. “Sudah berkurang banyak karena so taambe di pembangunan,” ujar Lantaa, Minggu (29/3/2020).

Lanjutnya, sampai sekarang daluga tergolong dalam makanan wajib bagi penduduk yang mendiami pulau paling utara Indonesia ini. “Makanan wajib itu. Ada tabasar akang pa torang manu mokase tinggal (kami dibesarkan dengan daluga jadi tidak mungkin ditinggalkan,” katanya.

Apabila diterapkan sistem lockdown akibat memutus mata rantai penyebaran virus Corona, maka daluga akan menjadi alternatif masyarakat sebagai bahan pangan. “Daluga pasti menjadi alternatif karena itu merupakan makanan wajib bagi masyarakat Miangas,” terang Lantaa.

Sejak dulu, jika kapal pembawa beras tidak sampai di Miangas akibat cuaca buruk, daluga merupakan pilihan masyarakat. “Sehingga kami tidak takut kelaparan hanya karena kekurangan pasokan pangan ke Miangas,” tutur Lantaa.

Diketahui daluga banyak tumbuh di rawa. Merupakan jenis umbi yang tergolong family Araceae, tumbuh pada rawa berpasir dengan berat umbi sekitar 0,18-2 kg, mengandung karbohidrat tinggi sekitar 32,53%.

Umumnya masyarakat Pulau Sangihe dan Talaud mengkonsumsi umbi daluga setelah direbus, dikukus, dipanggang, atau digoreng. Umbi ini juga diolah menjadi kue kering atau kue tradisional yang dikenal sebagai “kue katan.

Sepanjang sejarah krisis pangan di Sangihe Talaud akibat bencana alam, wabah penyakit dan perang, Daluga menjadi pangan penyelamat penduduk dari bencana kelaparan.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: dalugaMIANGASsepno lantaa
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
PKB GMIM Yarden Kampung Islam Sasar Lansia Bagikan Masker

PKB GMIM Yarden Kampung Islam Sasar Lansia Bagikan Masker

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Polisi Tangani Kasus Dugaan Pemalakan dan Penganiayaan terhadap Pelajar di Bitung 20 April 2026
  • Hengky Honandar : Manajemen ASN Fondasi Utama dalam Mewujudkan Birokrasi yang Profesional 20 April 2026
  • Wabup Sangihe Buka TKA SD 2026, Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Infrastruktur 20 April 2026
  • Hengky-Randito Dampingi Dirjen Pendidikan Tinjau Pelaksanaan TKA di SDN Impres 6/84 Madidir 20 April 2026
  • Jalan Berlubang di Sulut: Keluhan Warga Menggema, Respons Diharapkan Nyata 20 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In