• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Cuaca Ekstrem Landa Talaud, Biaya Transportasi Laut Berlipat Ganda

by Agustinus Hari
12 Maret 2020
in Daerah
0
Cuaca Ekstrem Landa Talaud, Biaya Transportasi Laut Berlipat Ganda

Aktivitas masyarakat di Pelabuhan Mangaran untuk menuju Pelabuhan Teluk Lawasan. (foto: evan/barta1)

0
SHARES
198
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Cuaca ekstrem kembali melanda perairan Talaud beberapa hari terakhir ini. Hal ini membuat sejumlah transportasi laut dari Pulau Kabaruan tak bisa berlabuh di Pelabuhan Lirung dan Melonguane, Kamis (12/3/2020).

Kindisi alam ini menjadikan Teluk Lawasan Salibabu menjadi pelabuhan alternatif. Tak hanya memakan waktu dalam perjalanan melalui teluk Lawasan ini. Bahkan, ongkos transportasi yang harus dikeluarkan menjadi dua kali lipat dari yang biasanya.

Ernis Tumbihas salah seorang warga yang dimintai keterangan mengenai lonjakan uang transportasi mengatakan, perjalanan ke Lirung dan Melonguane menjadi lambat karena harus berlabuh di Teluk Lawasan. Pasalnya, tidak setiap saat ada kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang bisa dijadikan tumpangan ke Lirung. Selain itu, para penumpang harus merogo kocek yang besarnya dua kali lipat dari biasanya.

“Kalau kita naik perahu atau speedboat ke Lirung dan Melonguane, waktu perjalanannya lebih cepat ketimbang dari Pulau Kabaruan berlabuh di Pelabuhan Lawasan. Karena, masih menunggu atau mencari kendaraan ke Lirung,” ujar Tumbihas.

“Untuk biaya transportasi, biasanya kalau ke lirung hanya empat puluh ribu rupiah. Tapi kalau ikut Lawasan menjadi depalan puluh ribu rupiah. Selanjutnya, kalau ke Melonguane hanya lima puluh ribu rupiah. Tetapi kalau ikut Lawasan menjadi seratus ribu rupiah,” jelas Tumbihas.

Terpisah, Markus Bawenti salah seorang buruh perahu membenarkan kalau perahu dan speedboat sampai hari ini masih berlabuh di Teluk Lawasan. “Memang betul, sampai hari ini perahu dan speedboat belum bisa tembus sampai ke Lirung dan Melonguane soalnya masih kencang. Makanya memilih berlabuh di Teluk Lawasan karena disana ombaknya tidak terlalu besar,” kata Bawenti.

Terkait cuaca extrem, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kabaruan, AKP Fery Padama mengimbau agar warga yang melakukan aktifitas di laut harus berhati-hati karena cuaca ektrim yang melanda perairan Talaud, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Kepolisian Polsek Kabaruan.

“Imbauan kami terkait dengan cuaca yang sampai sekarang ini masih kurang bersahabat karena angin kencang dan gelombang laut begitu besar, kami dari pemerintah khususnya kepolisian yang berfungsi sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat mengimbau kiranya dapat berhati-hati terutama bagi nelayan-nelayan dan masyarakat yang sering melakukan aktifitas di laut,” ujar Kapolsek.

Senada dengan itu, Camat Kabaruan Djemi S L Laruaa SH MH menuturkan, Sesuai dengan kondisi yang kita lihat sekarang bahwa cuaca tidak menentu. Musim angin kencang, di lautan bergelombang sehingga perlu diimbau terutama kepada seluruh masyarakat yang mata pencariannya nelayan dan maayarakat pada umumnya yang melakukan aktifitas di laut sekiranya harus berhati-hati melihat faktor cuaca yang ada. “Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kabaruan meminta agar seluruh masyrakat yang melakukan aktifitas di laut untuk lebih berhati – hati karena kondisi alam khususnya lautan sampai hari ini masih ekstrem dan bisa membahayakan ketika kita kurang berhati – hati,” imbau Camat.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: AKP Fery PadamaDjemi S L Laruaapulau kabaruan
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
ADM Luncurkan Iklandisini.com dan Logo Baru Suara.com

ADM Luncurkan Iklandisini.com dan Logo Baru Suara.com

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Alarm bagi Pendidikan Vokasi: Teknik Mesin Polimdo Hadapi Krisis Minat dan Regenerasi Dosen 2 Mei 2026
  • Semarak Peringatan 63 Tahun Integrasi Papua di AMN Dipimpin Rektor Unsrat dan Kolonel Jacobus 2 Mei 2026
  • HUT ke-17 IKA Polimdo: Menebar Kepedulian, Menghidupkan Kasih di Setiap Langkah 2 Mei 2026
  • Supriyadi Pangellu: Pak Gubernur, Evaluasi Dulu Kinerja Calon Sekprov! 2 Mei 2026
  • Pemkot Kotamobagu Sebut Perda APBD 2026 Sudah Lolos Evaluasi Gubernur 2 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In