Manado, Barta1.com – Baru saparoh jalan proses produksi film “Mariara”, sebuah film berlatar budaya Minahasa, Sulawesi Utara, sutradara Jeffry Luntungan telah berpulang ke pangkuan Tuhan. Dunia film dan teater Sulawesi Utara (Sulut) pun berduka.
Eric MF Dajoh, aktor senior yang ikut berperan dalam Mariara, kepada Barta1 mengatakan, Je –sapaan akrab Jeffry Luntungan—meninggal dunia pada malam kemarin, Sabtu (7/3/2020) pukul 21.40 WIB di RS Mitra Kelapa Gading, Jakarta.
“Belum jelas Je minggal karena apa, tapi mungkin ia kecapean saat melakukan Tour ke provinsi Lampung,” kata Eric.
Tak sedikit sahabat dan kerabat menyatakan duka lewat media social. Veldy Reynold Umbas, rekan Jeffry yang berkolaborasi menyutradarai “Mariara”, juga bertindak sebagai produser film itu dalam perasaan duka yang mendalam, menyatakan kesedihannya atas kepergian sosok yang dianggapnya guru dalam dunia sinematografi itu.
Jeffry Luntungan, adalah salah satu sineas asal Sulut yang banyak berkriprah dalam industry film nasional. Tak sedikit film layar lebar dan sinetron televisi yang telah garapnya.
Setelah berkecipak di dunia film nasional di Jakarta sejak lulus dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 1987, ia memilih membangun dunia perfilman Sulut. Di Sulut sejak awal 2000-an, Djeffry tak saja aktif menyutradarai sejumlah film dan sinetron, tapi ia juga menyutradarai teater dan selalu berbagi ilmu sinematografi di berbagai sanggar seni dan teater di daerah ini.
Sahabat-sahabatnya mengenal dia sebagai sosok yang riang, murah senyum dan suka bercanda, namun tegas dan garang ketika sedang bekerja. “Selamat jalan, sahabatku, teduhlah dalam keabadian Ilahi. Senyum, canda dan amarahmu adalah pelajaran dan kenangan. Tuhan mengasihimu,” ucap Eric, mengenang sahabat baik yang dikasihinya itu.
Penulis : Iverdixon Tinungki


Discussion about this post