Manado, Barta1.com – Menyambut akhir tahun 2019, Jemaat Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) Viadolorosa Kairagi II melaksanakan ibadah dipimpin Ketua Jemaat, Pdt Nietje J Tuegeh Pinaria MTh.
Bacaan Alkitab Yesaya 52:11-12 bertema ‘Tuhan Berjalan di Depanmu’. “Kita semua tiba pada akhir perjalanan panjang di tahun 2019. Kita lalui dengan berbagi warna kehidupan seperti pelangi bermacam-macam warnanya,” ujar Nietje dalam khotbahnya.
Jika bicara perpisahan tahun, kata dia, maka kita akan bicara tentang waktu. Waktu sebagai pengingat. “Mari kita mengingat Nabi Yosua saat melawan 5 raja untuk membebaskan umat Israel dari Babel. Dan dalam pernyataan Tuhan Yosua meminta menghentikan bulan dan matahari untuk bergerak agar kemenangan ada padanya,” ucapnya.
“Melalui Yesaya ayat 11 dan 12 menceritakan bagaimana Tuhan menyelamatkan Sion dan menyelamatkan umat Israel dari Babel ke Yerusalem,” katanya.
Semua kita ada masa depan yang sudah disiapkan Tuhan. Malam hari ini akan masuk tahun 2020. Bentuk keburukan sikap dan karakter ditinggalkan. Dan itu betul-betul perintah Tuhan melalui Nabi Yesaya.
“Untuk itu, mari tinggalkan perilaku buruk kita di Babel atau perilakumu di tahun 2019. Yakinlah perkenan Tuhan secara fisik kita kuat dan bernafas. Dan pada intinya sebagai pengikut setia Yesus Kristus, kita harus berjanji, bersaksi dan bersekutu kepada Tuhan,” pungkas Nietje.
Selain ibadah akhir tahun dirangkaikan dengan Perjamuan Kudus yang dihadiri anggota jemaat dari Kolom 1 hingga 34.
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post