Talaud, Barta1.com – Warga Desa Tuabatu, Kecamatan Tampan’Amma, Kabupaten Kepulauan Talaud geger dengan peristiwa hilangnya Mayer Tundunaung (47) seorang nelayan, setelah di terjang gelombang tinggi, Sabtu (28/12/2019).
Saksi mata, Jonwar Walesasi menuturkan, sekira pukul 17.00 WITA, dirinya bersama korban melihat perahu jenis pamboat tenga oleng karena dihempas gelombang tinggi. Melihat hal itu, mereka pun masuk ke laut dan hendak menarik pamboat ke daratan. Namun nasib naas menimpa korban karena tak dapat menahan terjangan gelombang, membuat dirinya hingga saat ini belum ditemukan.
“Melihat keadaan pamboat yang oleng karena ombak, saya dan korban bergegas berenang menuju pamboat untuk membantu. Saat berenang kami diterjang ombak, karena tidak tahan dengan terjangan ombak, kami hendak kembali kepantai namun korban hilang diterjang ombak tinggal saya yang berhasil mencapai pantai,” kata Walesasi.
Setelah menerima laporan dari warga masyarakat sekitar pukul 03.00 WITA, pihak kepolisian pun langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membantu pencarian dengan menyusuri pinggiran pantai.
“Setelah menerima laporan pada pukul 03.00 WITA, kepolisian langsung menuju TKP dan membantu melakukan pencarian, namun dihentikan pada 04.30 wita untuk menunggu terang,” ujar Kapolsek Rainis, Ipda George Peter Nender.
Lanjut Kapolsek, pencarian akan dilanjutkan lagi yang akan melibatkan tim SAR guna memaksimalkan pencarian korban yang hilang diterjang gelombang tersebut. “Langkah selanjutnya kapolsek dan anggota polsek bersama tim sar dengan masyarakat setempat akan melakukan pencarian kembali pagi setelah waktu terang,” ujar Kapolsek.
Peliput: Evan Taarae


Discussion about this post