Manado, Barta1.com – Dunia pendidikan Sulawesi Utara sejak dulu selalu terkenal mencetak sumber daya manusia yang mumpuni. Siapa tak kenal dengan Dr Sam Ratulangi yang namanya begitu masyur di nasional dan internasional.
Bahkan setelah Sam Ratulangi terus lahir tokoh-tokoh pendidikan nasional. Sayang beberapa tahun terakhir ini nama besar Sulut di dunia pendidikan mulai pudar seiiring dengan menurunnya kualias pendidikan. Pelak saja, Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut sebagai garda terdepan pencetak sumber daya manusia berprestasi bergerak cepat mengatasi hal itu.
Salah satunya lewat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pendidikan yang mulai dilaksanakan, Senin (14/10/2019) hingga Jumat mendatang di Hotel Travello Manado.
Ketua Komisi IV DPRD Sulut yang membidangi pendidikan, Fanny Legoh yang ikut hadir pada pembukaan mengatakan sebuah kemajuan yang luar biasa dengan diadakan pembahasan ranperda pendidikan. “Ini sangat positif bagi dunia pendidikan Sulut. Sehingga ke depannya ketika terbentuk Perda Pendidikan maka banyak jangkauan yang nanti menjadi acuan dunia pendidikan di Sulut,” katanya.
Penyusunan Ranperda Pendidikan maka akan memberikan nuansa lebih dalam dan luas untuk menjamin mutu pendidikan di Sulut. “Kita harus mengembalikan kejayaan pendidikan di Sulut karena sejarah di Indonesia dimana Sulut salah satu penghasil sumber daya manusia terbaik di Indonesia,” katanya.
Dia menjelaskan, jangan sampai pendidikan di Sulut kalah dengan daerah lain sehingga dirinya mengajak mari bersama membangun pendidikan di Sulut agar lebih baik kedepan
Kadis Dikda Sulut, dr Grace Punuh MKes membuka kegiatan tersebut mengatakan dalam pembahasan penyusunan Ranperda Pendidikan diharapkan dapat menghasilkan poin-poin terbaik dalam peningkatan mutu pendidikan. “Ide dan gagasan akan lahir pada pertemuan ini agar produk Perda Pendidikan yang nantinya ditargetkan pada Februari 2020 sudah dapat disahkan oleh DPRD Sulut,” katanya.
Perda Pendidikan sampai saat ini belum ada di Sulut dan ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Ketua Panitia, Senita S Kotambunan SE menyampaikan maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membahas Ranperda menjadi Perda. “Nantinya ada rekomendasi dari para tenaga ahli dan pemerhati dunia pendidikan untuk diproses baik ditingkat Biro Organisasi dan Pemerintahan Sulut lalu diteruskan ke DPRD Sulut menjadi Perda Pendidikan,” tuturnya.
Ikut hadir dalam pembahasan Ranperda Pendidikan adalah pejabat eselon 3 Dikda Sulut, Komisi IV DPRD Sulut, Bappeda, Ketua MKKS SMA, Ketua MKKS SMK, Kacabdin, Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan dan para akademisi Unima.
Penulis: Agustinus Hari

Discussion about this post