• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Produksi Pertanian di Sangihe Terancam Gagal Panen

by Agustinus Hari
20 September 2019
in Daerah
0
Produksi Pertanian di Sangihe Terancam Gagal Panen

Ilustrasi. (foto: istimewa)

13
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Hampir sebulan musim panas melanda berbagai wilayah di Indonesia. Tak terkecuali di daerah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ancaman kekeringan dan gagal panen pun tak terhindari. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Golfrit Pella, dibeberapa tempat di Kepulauan Sangihe, sumber mata air mengalami pengurangan debit airnya yang berpengaruh cukup signifikan terhadap tanaman.

“Ada beberapa lokasi persawahan di Kalekube, Laine, Kuma. Dampaknya kemungkinan bisa gagal panen. Namun dari lokasi-lokasi tersebut, ternyata ada juga yang tak ditanami padi,” ungkapnya, Kamis (19/9/2019).

Tak hanya itu, kata dia, berdampak juga pada tanaman holtikultura berupa cabe dan tomat, produksinya berkurang, saat musim kemarau ini. “Meski begitu, berusaha menyiram tanaman holtikultura dimaksud. Pula ada bantuan dari dinas, seperti peralatan untuk menyiram,” katanya.

Pella juga mengimbau para petani agar berhati-hati saat membakar lahan, dan harus dijaga dengan baik. “Walau Dinas Pertanian tak turunkan surat ke wilayah-wilayah, namun juga sudah ada himbauan dari BPBD, dan penyuluh-penyuluh ke kampung-kampung,” terangnya.

Sementara itu informasi dari BMKG, hujan nanti akan berlangsung Oktober 2019, dan musim kemarau yang berlangsung hampir di seluruh daerah, dengan kondisi yang sama.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: Golfrit Pella
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Bupati Sangihe Anjurkan Wartawan Miliki BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Sangihe Anjurkan Wartawan Miliki BPJS Ketenagakerjaan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Prodi Jalan dan Jembatan Teknik Sipil Polimdo Raih Akreditasi Unggul, Ir Rio P Lonan : Hasil Kerja Keras Kolektif 22 April 2026
  • Memasuki Setahun Mengabdi, Himaju Akuntansi Polimdo Mendidik Anak Putus sekolah di Pasar Bersehati 22 April 2026
  • Golkar Manado Suksesi, Adolfien Wangania Mencuat 22 April 2026
  • Prodi Teknik Informatika Elektro Polimdo Raih Akreditasi Unggul, Marson: Mencerminkan Kualitas 21 April 2026
  • RELIGIUSITAS KRISTIANI DALAM PUISI “IJINKAN AKU MERINDUKAN-MU”, KARYA DONALD TOLOH 21 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In