• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, September 4, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Traveling Obyek

Tempat ini sebenarnya bernama Temboko bukan Timbako

by Ady Putong
7 Juli 2019
in Obyek, Traveling
0
Tempat ini sebenarnya bernama Temboko bukan Timbako

Pantai Temboko di Siau semakin terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan. (foto: Barta1)

169
SHARES
556
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com- Menjadi salah satu tempat wisata andalan Kabupaten Siau, Taghulandang dan Biaro, tempat permandian air laut panas ini terletak di kampung Lehi Kecamatan Siau Barat.

Menurut budayawan Jupiter Makasangkil, tebing di tepi pantai lokasi tersebut adalah ujung erupsi magmatik eksplosif Gunung Api Karangetang yang meletus pada tahun 1712 dengan aliran lava di sebelah barat di kampung Lehi sampai ke Laut dan di sebelah timur ke Ulu dan berhenti 1400 meter dari tepi laut menjadi bukit yang diberi nama Bowong Ulu dan Batutuide.

Nama tempat itu kini popular dengan sebutan Timbako. Sebuah objek wisata permandian air laut panas. Tak sedikit wisatawan Domestik dan Mancanegara datang mengunjungi tempat itu. Tingkat kunjungan wisatawan ungkap Kepala Dinas Pariwisata Sitaro, Eddy Salindeho, melalui wartawan barta1.com Stenly Rein Mes Gaghunting, pada tahun 2017 mencapai 462 wisatawan dan kemudian per Agustus 2018 sudah mencapai 357. Dan permandian air pana tersebut adalah salah satu objek wisata yang di tuju.

Namun begitu penyebutan nama Timbako adalah hal yang keliru. Dari sudut pandang bahasa dan makna kata yang terkandung pada nama suatu tempat atau benda, perubahan nama akan berpengaruh terhadap sejarah penamaan objek tersebut, “lokasi permandian air panas di sisi tebing pantai kampung Lehi Siau Barat, oleh para leluhur dikenal dengan nama Tembo’ko,” ujar Jupiter Makasangkil.

Sedikit diceritakan Makasangkil, Temboko konon berasal dari ucapan seorang raja yang memerintahkan pengawalnya untuk terjun dari tebing pantai ke air laut agar diketahui sebarapa panas air laut itu,” tumpa, Temboko atau terjunlah,” begitu kata sang raja tutur Makasangkil.

Pengawal itu pun terjun dengan kepala lebih dahulu ke dalam air laut. Setelah diberi tahu bahwa air laut itu hangat dan tidak terlalu panas, sang raja berucap kuat, “temboko” lalu menceburkan dirinya dari atas perahu ke laut.

“sejak saat itu orang-orang yang akan berenang dan melompat dari tebing batu ke air laut di tempat itu, akan mulai terjun dengan berteriak, temboko!,” ujarnya.

Kisah ini menurut Makasangkil dituturkan tahun 1982 oleh Bapak Toli Kepala Kampung Lehi, dan dituangkan dalam buku sejarah kecamatan Siau Barat tahun 1983.


Makasangkil pun menanyakan memperhatikan sekarang ini telah diberi nama baru Timbako, “adakah kisah tradisi yang mendukung perubahan nama itu?” tanya budayawan yang hari ini sementara menyelesaikan tulisan mengenai raja-raja di Sitaro. (*)

Penulis : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: siauSitaroTemboko
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Kabupaten Kepulauan Sangihe Terima Manggala Karya Kencana

Kabupaten Kepulauan Sangihe Terima Manggala Karya Kencana

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Rancang Bangun Tempat Sampah Elektronik di Ruang Plaza Jurusan Teknik Elektro Polimdo 3 September 2026
  • PLN ULP Siau Sambungkan Listrik 82.500 VA untuk Dukung Operasional Industri di Pulau Siau 3 September 2026
  • IPTU Iskandar Abdul Ikhlaskan 1.700 Meter Persegi Tanah Untuk Pekuburan Umum 3 September 2026
  • Pimpin Apel Pasukan, Hengky Honandar Ajak Warga Jadi Bagian Pencegahan Karhutla 3 September 2026
  • Soeratin Cup 2026: KJS vs PSKT Semi Final U-17 dan PS Manado vs Panzer Pegadain di U-13 3 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In