• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Bingung Namanya Bogor FC Sulut United, Ini Asal Usulnya

by Agustinus Hari
3 Juli 2019
in Olahraga
0
Bingung Namanya Bogor FC Sulut United, Ini Asal Usulnya

Tim BFC Sulut United saat melawan Mitra Kukar, Selasa (2/7/2019). (foto: mediaofisialsulutunited)

213
SHARES
431
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dannie tiba-tiba menelpon. Selain ingin mengetahui hasil yang diraih Eksel Runtukahu dan kawan-kawan saat menjamu Mitra Kukar, di Stadion Klabat Manado, Selasa (2/7/2019), dosen salah satu perguruan tinggi di Sulut ini bertanya secara spontan kenapa menggunakan nama Bogor FC Sulut United.

“Kenapa namanya Bogor FC sementara sudah bermain di Manado? Kenapa tidak langsung Sulut United tanpa mengembeli Bogor FC,” begitu pemikiran Dannie, malam itu, tiga jam usai pasukan Herry Kiswanto meraih kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar.

Dannie satu dari sekian banyak warga Manado dan Sulawesi Utara yang melayangkan pertanyaan serupa.

Apa dan Bagaimana Bogor FC?

Maret 2019, tim baru promosi dari Liga 3 Indonesia itu hendak melakukan perekrutan yang cukup mengejutkan jelang bergulirnya Liga 2 Indonesia. Tak tanggung-tanggung striker veteran yang pernah membela timnas senior Indonesia, Cristian Gonzales, jadi incaran serius mereka. “Kesepakatan Bogor FC dan Gonzales sebenarnya sudah terjadi sejak dua bulan lalu,” kata CEO Bogor FC, Effendy Syahputra, di Jakarta Jumat (22/3/2019) dilansir VIVA.co.id.

Akan tetapi, dikatakan Effendy, Bogor FC baru melakukan pengumuman sekarang karena ingin memberikan kejutan. Selain itu, Effendy menambahkan, Gonzales telah berlatih bersama tim. “Kami sudah deal sama Gonzales, dia sudah gabung dan latihan dengan tim. Kami harapkan kehadiran Gonzales dapat mengangkat tim,” katanya.

“Dia sebenarnya telah deal sebelum liburan ke Eropa. Sudah lama sepakatnya, tapi kami diam. Dia kami kontrak selama setahun,” ucapnya.

Effendy menambahkan, keputusan Bogor FC mendatangkan Gonzales tak lepas dari pengalaman dan kualitasnya dalam menjebol gawang lawan, meski usianya sudah menginjak 42 tahun.

Bukan hanya itu, eks pemain Persib Bandung, Arema Malang, Persisam Samarinda hingga meloloskan PSS Sleman ke Liga 1 itu dianggap bisa memiliki keberuntungan karena sering membawa klub yang dibelanya menjadi juara. El Loco musim lalu bisa cetak 15 gol, dia masih mematikan di kotak penalti. Di Liga 2 untuk ukuran dia masih mumpuni dan kapasitasnya sebagai legenda, dia memiliki kematangan dan mentalitas juara, jadi semoga tuahnya turut ke Bogor.

CEO Menghilang

Di tengah persiapan berbagai tim Liga 2 yang hendak mentas pada Juni 2019. Kabar tak sedap menyeruak dari tim Bogor FC. Sebab, CEO Bogor FC, Effendi Syahputra, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Effendi menyebut, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai macam persoalan yang terjadi. Salah satunya adalah konflik yang dialami Bogor FC dengan tim lain.

Dijelaskan Effendi, beberapa insiden kerusuhan yang terjadi ketika Bogor FC bermain membuat ia memutuskan untuk mundur dari jabatan yang telah diembannya sejak dua tahun lalu.

“Melihat kerusuhan kemarin, saya jadi sedih. Sampai pada suatu titik, saya berpikir daripada ribut-ribut, lebih baik Bogor FC tidak ada di Bogor,” kata Effendi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/3/2019) silam.

“Intinya, per hari ini, saya sudah tidak lagi menjabat sebagai CEO Bogor FC. Kami siap menunggu investor baru supaya mengambil alih Bogor FC ini,” ungkapnya.

Meski telah resmi mundur, Effendi menegaskan, pemain dan jajaran pelatih tidak perlu khawatir. Karena, kata dia, Bogor FC siap menuntaskan semua hak sesuai dengan kontrak yang mereka terima.

“Yang jelas, nasib pemain tidak terbengkalai untuk masalah hak mereka, sambil menunggu investor baru. Ke depan Bogor FC ini akan diserahkan kepada investor baru. Intinya, saya tidak mau lagi sepakbola di Bogor ini terjadi pertumpahan seperti suporter ribut-ribut karena saya,” begitu alasan realistisnya.

Bogor FC Masuk Sulut

Setelah ditinggalkan CEO Effendi Syahputra, nasib Bogor FC tak menentu. Mereka akhirnya berencana untuk pindah markas ke Stadion Klabat, Manado, Sulut.

Stadion kebanggaan Persma Manado ini, rencananya kala itu diverifikasi PSSI pada 17 Juni 2019. Meski sebelumnya telah didatangi pihak PSSI melihat kondisi stadion tersebut. Sebab, Bogor FC akan menggunakan stadion itu untuk mentas Liga 2.

“Sudah sempat ada tim PSSI yang melihat kondisi Stadion Klabat. Rencananya akan datang lagi, dengan melihat kelayakan atau tidak stadion tersebut,” ujar Kadis Pemuda dan Olahraga Sulut, Marcel Sendoh, Selasa (28/5/2019).

Apalagi kata dia, Gubernur Sulut Olly Dondokambey sangat mendukung kalau ada klub sepak bola yang bertarung di Liga Indonesia. “Respon itu kami bergerak cepat, termasuk infrastruktur stadion dibenahi sambil tim mulai berlatih di Lapangan Unsrat Manado,” katanya.

Ia mengatakan, pemilihan Stadion Klabat Manado menjadi markas Bogor FC atas permintaan manajemen klub tersebut. Bahkan, Bogor FC juga bakal berganti nama.

“Kemungkinan, karena sudah bermarkas di Manado, nama klub adalah Bogor FC Sulut United. Kami berharap, dukungan doa masyarakat Sulut, agar ada klub yang bermain di Stadion Klabat lagi mengikuti kompetisi Liga 2 Indonesia,” ujarnya.

Maka muncul nama Akhmad Nursyamsu, konsorsium Bogor FC yang bertransformasi ke Sulut United. Ia mengatakan, tim mulai persiapan di Jakarta. “Iya Selasa hari ini, tim mulai bersiap di Jakarta. Secara detail nanti, akan dicek kesiapan mereka,” katanya.

Sebelum menggunakan nama baru, Bogor FC masih harus melalui mekanisme yang ada di PSSI. “Belum bisa sepenuhnya melebel nama klub Sulut United. Ada mekanisme dan aturan di PSSI. Nanti setahun berlaga, baru bisa pakai nama Sulut United. Sebab masalah nama harus disahkan dalam kongres PSSI yang akan digelar Januari 2020,” tuturnya.

Senada disampaikan Sekretaris Tim, Muhammad Ridho, kala ditemui di sela-sela seleksi pemain lokal Sulut di Lapangan Lantamal VIII Manado. “Nama tim sementara kita ikuti yang diberikan PSSI yaitu Bogor FC Sulut United,” ujarnya.

Kalau pun media lokal lebih suka menyebut nama tim Sulut Unted, Ridho mengatakan, terserah media. “Media punya opini sendiri tidak jadi masalah. Tetapi dari manajemen mengikuti aturan federasi saja,” ujarnya.

Artinya, nama Sulut United secara resmi bisa digunakan setelah diputuskan dalam Kongres PSSI, sehingga sekarang masih berlebel Bogor FC Sulut United. “Tapi kalau ditulis BFC Sulut United itu lebih keren,” kata Ridho lagi.

Penulis : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: Akhmad NursyamsuBogor FCEffendy Syahputramarcel sendohMuhammad Ridho Alisulut united
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
JK Serahkan Anugerah Paritrana BPJSTK 2018, Sulut Diwakili Kota Bitung

JK Serahkan Anugerah Paritrana BPJSTK 2018, Sulut Diwakili Kota Bitung

Discussion about this post

Berita Terkini

  • GERAK Ungkap Cacat dalam Juknis Penyaluran Bantuan Bencana Gunung Ruang 25 April 2026
  • Terumbu Karang: Penjaga Kehidupan Laut dan Kepentingan Dunia 25 April 2026
  • Tragedi Lalu Lintas di Manado: Bayi 5 Bulan dan Penumpang Tewas, Dua Pengemudi Jadi Tersangka 24 April 2026
  • Dikda Sulut Diminta Turun ke SMAN 8 Manado, Bentuk Satgas Anti Pungli Jelang Kelulusan Siswa 24 April 2026
  • Manado Jadi Pusat Diplomasi Kelautan, Duta Besar CTI-CFF Bahas Ekonomi Biru Berkelanjutan 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In