• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

TEMPO Tantang Jurnalis Investigasi Berbagai Kasus di Sulut

by Agustinus Hari
13 Mei 2019
in Nasional
0
TEMPO Tantang Jurnalis Investigasi Berbagai Kasus di Sulut

Sejumlah jurnalis di Manado mengikuti workshop dan coaching clinic investigasi dari TEMPO Institute, Senin (13/5/2019). (foto: AJI Manado)

59
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Manado masuk dalam 10 kota yang dikunjungi TEMPO Institute dalam program Investigasi Bersama Tempo (IBT) ke-4 tahun 2019.

Dan kali ini bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, TEMPO Institute melaksanakan workshop dan coaching clinic investigasi di Hotel Gran Puri Manado, Senin (13/5/2019) sejak pagi hingga sore hari.

Ketua AJI Manado, Yinthze Gunde mengatakan pelatihan tersebut sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para jurnalis di Manado dan sekitarnya. “Apalagi liputan investigasi ini membutuhkan sumberdaya, energi dan biaya yang besar,” ujar Gunde.

Felix Lamuri dari TEMPO Institute yang tampil pada sesi pertama mengulas tentang Program Fellowship TEMPO yang melakukan investigasi terkait sejumlah isu seperti korupsi, pelanggaran HAM, human trafficking, sumber daya alam, dan kriminalitas. “Program investigasi ini merupakan kolaborasi TEMPO dengan beberapa pihak termasuk organisasi sipil masyarakat diantaranya ICW, Greenpeace dan lain-lain,” ujar Felix.

Pada bagian selanjutnya, Felix menguraikan tentang apa itu liputan investigasi serta berbagai kendalanya. “Antara lain memerlukan biaya yang mahal, waktu yang lama, serta resiko hukum,” ujar Felix.

Dia menambahkan, untuk peserta yang lolos dalam fellowship akan didampingi oleh mentor dari TEMPO. “Semua biaya liputan ditanggung TEMPO, maka kami menunggu usulan terbaik dari jurnalis-jurnalis di Manado terkait korupsi dan empat isu lainnya. Nanti ada 15 orang yang lolos dengan usulan terbaik akan mengikuti pelatihan di Jakarta. Dari 15 orang ini akan dipilih 8 orang sebagai penerima beasiswa,” tuturnya.

Pada sesi kedua, Ketua Majelis Etik AJI Manado, Yoseph E Ikanubun dan pegiat sosial Jull Takaliuang berbagi isu-isu lokal di Sulut yang terkait dengan tema besar liputan investigasi TEMPO. Isu-isu itu antara lain polemik pertambangan liar, ekspansi perusahaan sawit, pencurian ikan, perdagangan manusia, masalah perbatasan,serta kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Dari isu-isu lokal ini diharapkan kawan-kawan bisa merumuskan tema liputan investigasi,” ujar Ikanubun.

Di bagian akhir, Mustafa Silalahi atau yang akrab disapa Moses ini memberikan trik liputan investigasi, serta bagaimana menyusun outline liputan. “Ada beberapa usulan yang menarik bisa digarap teman-teman di Manado. Yang penting datanya kuat, silakan diajukan,” kata Moses, panggilan akrabnya jurnalis yang telah mengeluti genre investigasi ini selama hampir 7 tahun.

Kegiatan ini diikuti sedikitnya 40 jurnalis dari Manado, Tomohon, Minahasa, Sitaro, dan Kotamobagu, serta pegiat pers mahasiswa.

Peliput : Meikel Eki Pontolondo

Barta1.Com
Tags: AJI Manadoinvestigasi bersama TEMPOTEMPO Institute
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Dennis Alund dari Google Pembicara Startup Weekend Manado

Dennis Alund dari Google Pembicara Startup Weekend Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pengabdian Kanwil V Manado Dukung Haru Bahasa Isyarat Internasional dan PTI 2026 di Sulut 28 September 2026
  • Polimdo Petakan Potensi Wisata Bahari Desa Darunu Lewat Foto dan Video Udara 27 September 2026
  • Polimdo Sulap Limbah Organik Jadi Eco Charcoal, Dorong Kampus Hijau dan Kewirausahaan Mahasiswa 27 September 2026
  • Jull Takaliuang Sebut Rencana TMS Kembali Menambang sebagai “Kegilaan” 26 September 2026
  • Warga Sangihe Gelar Ritual Adat Dalumatehu Sembanua untuk Menjaga Pulau 26 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In