• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Esang, Daerah Pertama Program Konteiner Masuk Desa

by Agustinus Hari
7 Maret 2019
in Daerah
0
Esang, Daerah Pertama Program Konteiner Masuk Desa

Direktur Maritime Research Institute Nusantara (MARIN) Nusantara, Muhammad Makbul saat diwawancarai di Pelabuhan Melonguane. (foto: van/barta1)

398
SHARES
134
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubuhan Laut Kementerian Perhubungan Laut, melalui Direktorat Lalu Lintas dan Amgkutan Laut menggagas program konteiner masuk desa yang bekerja sama dengan Maritime Research Institute Nusantara (MARIN) Nusantara.

Menariknya, sebelum merambah ke daerah lain, Desa Esang, Kecamatan Esang, Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi fokus utama program konteinaer masuk desa ini.

“Untuk pengimplementasian awal, program konteiner masuk desa ini akan difokuskan pada salah satu desa di kabupaten Talaud yaitu Desa Esang,” ujar Direktur MARIN Nusantara, Muhammad Makbul, Selasa (5/3/2019).

“Setelah Desa Esang, program konteiner masuk desa ini akan bergeser lagi ke wilayah Papua seperti Boven digoel dan Memberamo,” tambah Makbul.

Makbul menerangkan, selain untuk menurunkan disparitas harga, program ini bertujuan untuk mendorong dan memastikan penyelenggaraan angkutan logistic tol laut bukan hanya dari pelabuhan ke pelabuhan tetapi sampai pada konsumen sehingga tepat sasaran.

Bahkan, masyarakat desa akan lebih mudah memasarkan komoditas-komoditas yang dihasilkan oleh penduduk desa ke wilayah lain, baik di dalam maupun luar negeri, sehingga ekonomi desa akan tumbuh dan berkembang.

Senada dengan itu, Muhamad Harif, salah satu anggota MARIN Nusantara mengatakan, program konteiner masuk desa merupakan rencana yang realistis untuk diimplementasikan agar barang yang diangkut oleh konteiner tol laut secara berjenjang dalam level konektivitas bisa diteruskan oleh kapal-kapal tol laut, kapal perintis penyebrangan dan kapal pelayaran rakyat sebagai armada semut.

Harif juga menjelaskan, konteiner masuk desa ini untuk memperkuat konektivitas ekonomi desa dan nasional melalui program nawacita dalam rangka menghadirkan Negara di beranda depan NKRI.

Terpisah, Juneidi Ontorael, warga Desa Esang mengatakan, dirinya mengapresiasi program Pemerintah Pusat yang langsung menyentuh Kabupaten Kepulauan Talaud yang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Filipina.

“Keseriusan Pemerintah Pusat dalam membangun daerah perbatasan patut diapresiasi karena selama ini kami yang berada di ujung utara NKRI jarang sekali memperoleh sentuhan tangan dari pemerintah pusat,” ungkap Ontorael.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: desa esangmarinMaritime Research Institute NusantaraTALAUD
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
50 Unit Rumah ASN Sangihe Diserahkan, Ini Syaratnya

50 Unit Rumah ASN Sangihe Diserahkan, Ini Syaratnya

Discussion about this post

Berita Terkini

  • MJB Gelar FGD “Survival Mode”: Menggerakkan Aksi Nyata untuk Lingkungan, Keluarga, dan Pemberdayaan Perempuan 6 Juni 2026
  • Pelabuhan Tahuna Direhabilitasi, Bupati Sangihe Minta Proyek Tepat Mutu dan Tepat Waktu 6 Juni 2026
  • Menolak Punah: Kolaborasi Komunitas di Airmadidi Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Lewat Film, Seni dan Diskusi 6 Juni 2026
  • Buntut Penangkapan Lodewyk Pusung, HMI Manado Desak Kejagung Bongkar Jaringan Wakil Kepala BGN di Sulut 5 Juni 2026
  • Tiga Mahasiswa Teknik Elektro Polimdo Raih Medali Emas di Ajang Indonesian Polytechnic English Championship 2026 5 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In