• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kekeringan Melanda Pulau Kahakitang Sangihe

by Agustinus Hari
11 Oktober 2018
in Daerah, News
0
Kekeringan Melanda Pulau Kahakitang Sangihe

Warga menimbah air bersih dari mata air yang sudah semakin kering. (FOTO: RENDY/BARTA1)

25
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SANGIHE, BARTA1.COM – Pulau Kahakitang merupakan salah satu desa di Kecamatan Tatoareng, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dikenal dengan keindahan pulau, pantai, serta hasil kekayaan laut, tak cukup membuat warga Kahakitang hidup dalam gelimang berkah. Namun demikian hampir setiap tahunnya kekeringan sering melanda mereka, dan hujan seakan menjadi satu-satunya paling berharga pada situasi itu.

Sudah beberapa minggu ini warga Kahakitang menjerit akibat krisis air bersih, beberapa warga menuturkan pada kondisi seperti ini masyarakat memang sangat menderita karena jauhnya mengambil air minum.

Tak heran, jarang mandi sering terjadi, bahkan bangun pada pukul dua malam untuk mengambil persediaan air menjadi hal biasa hanya untuk mendapatkan segelon air bersih.

Wilem Lomboh, warga setempat menuturkan, kekeringan kali ini adalah yang paling parah dari beberapa tahun terakhir.

“Tidak seperti sekarang ini, dulu meskipun panas berkepanjangan debit air tetap di atas normal, turun pun tidak seberapa. Bila dibandingkan saat ini, debit air menurun drastis bahkan kondisinya mengkhawatirkan,” kata Lomboh.

Bahkan beberapa warga lainnya yang tinggal di pulau terbesar klaster Tatoareng tersebut, menerimanya dengan ketabahan. Sebab memang kekeringan adalah tantangan yang hampir tiap tahun datang menimpa mereka.

“Meskipun dalam kesulitan air, kami masih boleh bertahan hidup, kendatipun dengan keadaan seperti ini. Namun demikian kami tetap bersyukur kepada Tuhan agar dapat melewatinya,” ucap warga yang biasa dipanggil Ara Mariang.

Tak cukup menerima kenyataan. Pemerintah pun didesak untuk segera turun tangan menangani persoalan ini. Sebab ada beberapa proyek sarana air bersih di Pulau tersebut terkesan mubasir. Hal demikian disampaikan tokoh muda Kahakitang, Arifin Manumpil, Kamis (11/10/2018).

Manumpil meminta agar pemerintah secepatnya turun tangan memberikan bantuan guna meringankan warga dari persoalan itu.

“Intinya pemerintah harus segera mengatasi masalah ini. Kemudian segera membangun sarana air bersih. Berikut juga menuntaskan masalah proyek air bersih di Ene Mitung yang sampai sekarang mubasir,” ujar Manumpil.

Jarak dari Ibukota Sangihe, Tahuna ke Pulau Kahakitang sejauh 33,67 mil, atau bila ditempuh dengan perahu biasa transportasi angkutan laut memakan waktu 3 jam perjalanan, sedangkan bila menggunakan kapal cepat, memakan waktu kurang lebih satu jam.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: pulau kahakitangsangihetahunatatoareng
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Dongeng Dari Nusa Utara, Ketika Manusia Sekadar Bayangan Menyedihkan Dari Sosok Tubuh

Dongeng Dari Nusa Utara, Ketika Manusia Sekadar Bayangan Menyedihkan Dari Sosok Tubuh

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Mahasiswa Cipayung Gelar Aksi Menyambut Revolusi di DPRD Sulut 17 Juni 2026
  • Perkuat Kolaborasi dan Capaian IKU, Universitas Negeri Gorontalo Kunjungi Polimdo 17 Juni 2026
  • Tuntutan Demonstrasi di DPRD Sulut, Ratusan Polisi Siaga Sejak Pagi 17 Juni 2026
  • 29 Tahun Dalam Kasih  Tuhan, Jemaat GMIM Kharisma Buha Rayakan HUT Penuh Sukacita  17 Juni 2026
  • Menjaga Warisan Leluhur Sejak Dini: Bramicho Russel Querfo Makauntung, Remaja Pecinta Seni Masamper 17 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In