• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kekayaan Laut Sulut Belum Tergarap Maksimal

by Agustinus Hari
10 Oktober 2018
in Daerah, News
0
Kekayaan Laut Sulut Belum Tergarap Maksimal

Sulawesi Utara terkenal memiliki potensi laut yang bagus. (FOTO: ISTIMEWA)

0
SHARES
145
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MANADO, BARTA1.COM – Sektor perikanan dan kelautan adalah sektor unggulan di Sulawesi Utara. Sayangnya potensi ini belum tergarap secara maksimal oleh pemerintah.

Hal ini terkuak dalam diskusi yang digelar Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi (Yapeka) bersama Burung Indonesia, Program Wallacea dan CEPF menggelar Workshop Pengelolaan Wilayah Pesisir Laut di Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pemerintah, organisasi kemasyarakatan akademisi dan pihak lainnya. Agustinus Wijayanto, panitia dari Yapeka menjelaskan kegiatan ini berlatar belakang wilayah perairan Indonesia yang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan.

“Sektor perikanan dan kelautan menjadi sektor unggulan dan strategis terutama di Sulut. Sulut sendiri merupakan daerah yang unik dan salah satu wilayah yang disebut garis Wallacea karena memiliki flora dan fauna yang khas. Kekayaan ini menjadikan Sulut tempat wisata,” terangnya.

Namun sayangnya, lanjut Wijayanto, semua potensi ini belum terkelola dengan baik dalam upaya mensejahterakan masyarakat pesisir. Banyak kendala yang dihadapi Sulut termasuk illegal fishing, pencemaran laut maupun destructive fishing. Ditambah lagi dengan degradasi kawasan pesisir, semisal berkurangnya mangrove, padang lamun, maupun rusaknya terumbu karang.

“Saat ini Sulut telah ada wadah kemitraan untuk isu pesisir dan laut guna mengakomodir berbagai pihak yang berkecimpung di ranah tersebut. Namun demikian keberadaan wadah tersebut dalam mendorong program pesisir masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu diperlukan terobosan dan langkah gerak secara terintegrasi antar sektor untuk mengurangi ancaman dan mendorong terwujudnya pengelolaan pesisir dan laut berkelanjutan di Sulut,” terangnya.

Beranjak dari latar belakang masalah tersebut, dalam workshop ini para peserta usai mendapat materi dari Dinas Kelautan dan Provinsi Sulut, Fakultas Perikanan dan Kelautan Unsrat, Mitra Bahari Sulut dan Yapeka sendiri, lalu berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut.

Dari diskusi ini, peserta melahirkan rekomendasi bagi pihak terkait agar ditindak lanjuti. Agar pengelolaan potensi laut di Sulut lebih maksimal, berbagai permasalahan laut dapat teratasi, serta masyarakat pesisir lebih disejahterakan.

Penulis : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: laut sulutmanadosulawesi utara
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Belajar Mengelola Potensi Laut dan Pesisir dari Desa Bahoi

Belajar Mengelola Potensi Laut dan Pesisir dari Desa Bahoi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Michael Thungari Serahkan Hewan Kurban di Embuhanga 25 Mei 2026
  • Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026 24 Mei 2026
  • Sudah Sebulan Lebih Dikabarkan Keluar Daerah Tanpa Izin, Kades Tule Utara Diduga Kuat Pergi Menambang Emas di Manokwari 24 Mei 2026
  • Adhyaksa FC Home Base di Manado Makin Kencang, Persma Legend Dukung 23 Mei 2026
  • Semangat Konservasi di Pantai Saidan, Artsas Family Edukasi dan Tanam Bibit Mangrove 23 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In