• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Mengenal Virus Corona, Walikota Manado: Warga Jangan Panik

by Ady Putong
26 Januari 2020
in Daerah, News
0
Pemadangan Wuhan, Kota di Cina yang menjadi muasal penyebaran virus Corona. (foto: verdict.co.uk)

Pemadangan Wuhan, Kota di Cina yang menjadi muasal penyebaran virus Corona. (foto: verdict.co.uk)

0
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — RSUP Prof Kandou Manado dikabarkan telah mengisolasi seorang penerjemah asal Indonesia yang baru tiba dari China yang diduga terjangkit virus corona.

Wabah virus corona yang melanda China menjadi perhatian Pemerintah Kota Manado, mengingat wisatawan asing yang paling banyak mengunjungi Manado adalah warga asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Setiap minggunya, ada kurang lebih 24 direct flight China-Manado di Bandara Sam Ratulangi sehingga ratusan wisman asal China setiap harinya masuk di Kota Manado.

Walikota Manado Vicky Lumentut, dikonfirmasi Barta1.com baru-baru ini, meminta warga untuk tidak panik dalam menanggapi kabar wabah virus tersebut karena Pemerintah Kota Manado juga turut menaruh perhatian pada kasus ini.

Baca juga: Waspada Corona, Turis Tiongkok Borong Masker di Apotik Manado

“Jangan panik menanggapinya. Langkah-langkah antisipatif juga maksimal dilakukan oleh pihak terkait seperti Angkasa Pura 1 Bandara Sam Ratulangi, pihak KKP, bahkan pihak rumah sakit yang ada juga mengatakan siap untuk menanganinya,” ujarnya.

Bahkan, menurutnya, ia telah meninjau langsung Bandara Sam Ratulangi Manado, khususnya terminal kedatangan internasional, ruang pemeriksaan thermal scanner, dimana para wisman yang baru saja turun dari pesawat akan menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi potensi terbawanya virus corona.

Wisman yang berhasil melewati pemeriksaan tersebut baru bisa diijinkan untuk melakukan pemeriksaan dokumen. “Sejauh ini upaya maksimal sudah dilakukan, sambil terus ada peningkatan. Untuk saat ini sekali lagi kita tidak boleh panik, semua pihak terkait sedang berupaya maksimal agar tidak ada virus yang masuk di Manado,” ujar Lumentut.

Sementara terkait kabar seorang penerjemah asal Indonesia yang baru tiba dari China yang diduga terjangkit virus Korona yang kini masuk ruang isolasi RSUP, Prof Kandou, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik RSUP, Prof Kandou Manado dr Hanry Takasenseran, mengatakan, penerjemah wanita berinisial G (25) itu belum dikategorikan pasien.

Kendati begitu, sebagaimana kutip Okozone, dr Hanry, Sabtu (25/1/2020), mengatakan terduga saat ini ditempatkan di ruang isolasi dan sudah dilakukan pemeriksaan. “Terduga baru tiba tadi subuh penerbangan dari China dan melapor bahwa dia kurang enak badan seperti flu begitu,” ujarnya.

Selain China, kini Virus Corona dikabarkan telah menyebar ke paling tidak delapan negara termasuk Singapura, Thailand, Amerika Serikat sampai Arab Saudi.

Laporan BBC News Indonesia mengatakan Virus corona menewaskan sedikitnya 26 orang di China, dan menyebar ke paling tidak delapan negara termasuk Singapura, Thailand, Amerika Serikat sampai Arab Saudi.

Sementara di Jakarta, satu orang kini sedang diobservasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Sarosokarena karena diduga terjangkit virus tersebut.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga daya tahan tubuh guna meminimalisir potensi terinfeksi virus corona.

Kemenkes, kutip BBC News, kini menetapkan siaga satu terhadap virus corona untuk mencegah penyebaran virus yang berasal dari China tersebut masuk ke Indonesia. Terawan menjelaskan pemerintah mengaktifkan 135 alat pemindai suhu tubuh atau thermo scanner di 135 pintu masuk Indonesia baik melalui darat, laut maupun udara.

Mengenal Virus Corona
Diah Handayani, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan menjelaskan, Corona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Virus Corona memiliki virulensi atau kemampuan yang tinggi untuk menyebabkan penyakit yang fatal jika telah masuk dan merusak fungsi paru-paru, atau dikenal dengan sebutan Pneumonia.

“Pertukaran oksigen tidak bisa terjadi sehingga orang mengalami kegagalan pernafasan. Itulah mengapa virus ini berat karena bukan lagi hanya menyebabkan flu atau influensa tapi dia menyebabkan Pneumonia,” kata Diah kepada BBC.

Ketika seseorang terjangkit Virus Corona, gejala yang timbul mirip seperti infeksi saluran pernapasan, seperti batuk disertai demam atau sebaliknya demam dulu lalu diikuti dengan batuk. Gejala lain adalah mulai sesak napas sampai gejala agak berat, yakni kesulitan dalam bernapas sehingga harus membutuhkan alat-alat bantu untuk pernapasan.

Namun, untuk virus corona yang baru ditemukan di Cina, ditenggarai ditularkan oleh ular atau kelelawar. Tetapi, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan penularan itu berasal dari hewan mana. “Yang saat ini diisolasi di Wuhan ini memang belum dibuktikan secara eksperimental dari hewan yang mana,” tuturnya.

Otoritas di Wuhan sudah melakukan isolasi terhadap hewan-hewan yang mungkin menjadi sumber infeksi virus itu. “Awalnya mereka yang sakit adalah yang kerja di pasar ikan, tapi ternyata di pasar ikan itu juga dijual hewan lain yang dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya. (*)

Penulis/Editor: Albert P. Nalang, Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: Chinamanadovirus coronawuhan
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Apotek Kimia Farma 129 Sario kehabisan stok masker

Waspada Corona, Turis Tiongkok Borong Masker di Apotik Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • PT Harum Tamiraya Klarifikasi Tuduhan KSBSI di RDP DPRD Sulut: Sebut Kebijakan Bersama 19 Mei 2026
  • Eks Cleaning Service RSUP Kandou Mengadu ke DPRD: Upah Dipersoalkan, Iuran BPJS Diduga Tak Disetor 19 Mei 2026
  • Fraksi PDI Perjuangan Kembali Absen dalam RDP Komisi IV DPRD Sulut 19 Mei 2026
  • Komisi IV DPRD Sulut Gelar RDP Bersama KSBSI dan Sejumlah Pihak Terkait 19 Mei 2026
  • Kajati Sulut dan Bupati Sangihe Resmikan Rumah Restorative Justice di Wilayah Perbatasan 19 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In