Talaud, Barta1.com – Velma Reikee Malaa STh, srikandi yang saat ini duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Talaud, menyentil tentang esensi perayaan Natal yang sejauh ini hanya dijadikan sebagai momentum untuk berpesta pora bagi sejumlah kalangan.
Tak hanya itu, Malaa juga menguraikan tentang nilai–nilai apa saja yang terkandung di balik peristiwa kelahiran Yesus Kristus. Bahkan ia mengulas bagaimana seharusnya umat Kristiani memaknai Natal 25 Desember.
Ia menuturkan, dalam merayakan Natal, jangan hanya merayakannya dengan pesta pora dan memamerkan barang–barang yang serba baru dan hal–hal lainnya yang membuat bergesernya makna Natal pada kebiasaan boros.
“Merayakan Natal bukan dengan cara berpesta pora, mabuk–mabukan, apalagi memamerkan kehebatan dan kekayaan,” ujar Malaa.
“Justru, di momentum Natal ini kita harus melihat dan mengulurkan tangan bagi kaum yang lemah dan terpinggirkan,” ungkap Malaa.
Selain itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud ini mengatakan, dalam setiap jabatan seseorang, bukan hanya soal pekerjaan tetapi soal pelayanan. Oleh karena itu, ia menegaskan, setiap pekerjaan harus dilakukan dengan ketulusan Karena semua yang dilakukan, kelak akan pertanggungjawabkan kepada Tuhan.
“Natal ini menjadi kesempatan yang baik untuk kita merenung akan arti sebuah keterpanggilan kita dalam tugas dan kerja,” kata Malaa.
“Sejatinya, setiap jabatan bukan hanya soal pekerjaan tetapi soal pelayanan. Maka lakukanlah dengan ketulusan. Karena semua yang kita lakukan, kelak akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan,” tegas Malaa.
Peliput: Evan Taarae


Discussion about this post